Suasana Rapat Evaluasi Inovasi Daerah yang digelar Bapperida Bontang. (FOTO: RDY/narasipedia.net)
BONTANG. Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bontang menggelar rapat pemaparan hasil evaluasi inovasi daerah di Kantor Bapperida Bontang, Senin (27/7/2026). Rapat ini dilaksanakan guna mempertahankan posisi Kota Bontang sebagai daerah dengan Indeks Inovasi Daerah terbaik di Kalimantan Timur.
Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi, menjelaskan bahwa rapat evaluasi ini difasilitasi oleh Bidang Riset dan Inovasi Bapperida yang dipimpin Ade Darmawan, dengan melibatkan akademisi dari Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang sebagai tim penilai independen.
“Pelibatan akademisi ini sangat penting karena akan meningkatkan nilai kematangan inovasi perangkat daerah. Ujungnya tentu pada peningkatan Indeks Inovasi Daerah dari Kementerian Dalam Negeri, di mana saat ini Kota Bontang masih yang terbaik di Kaltim,” terangnya.

Dalam rapat yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara hibrid (Zoom), STITEK memaparkan hasil survei kepuasan penggunaan inovasi. Evaluasi tersebut menyasar seluruh OPD di lingkungan Pemkot Bontang yang wajib memiliki minimal satu inovasi.
Ilham menekankan, hasil dari rapat penilaian ini akan melahirkan rekomendasi serta saran perbaikan bagi OPD pengampu. Hal ini krusial untuk memastikan inovasi yang telah dibuat dapat terus berjalan dan berdampak panjang.
“Yang terpenting adalah keberlanjutan. Jangan sampai inovasi itu muncul lalu mati. Kelemahan yang ditemukan dari survei ini akan menjadi umpan balik bagi pelaku inovasi untuk melakukan pembenahan,” pungkasnya.
PENULIS: RDY