Petugas DKP3 Bontang pada saat melalukan pengecekan bantuan jaring untuk para nelayan. (FOTO: SP/narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang memastikan seluruh bantuan jaring untuk kelompok nelayan berada dalam kondisi layak sebelum didistribusikan. Pengecekan dilakukan sebagai upaya menjamin kualitas bantuan agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima.
Pemeriksaan fisik jaring dilakukan Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Kota Bontang di kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Tanjung Laut Indah, Kamis (23/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa satu per satu kondisi jaring, mulai dari kualitas bahan, ukuran, hingga kesesuaian spesifikasi dengan dokumen pengadaan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Kota Bontang, Syamsu Wardi, mengatakan tahapan verifikasi menjadi prosedur wajib sebelum bantuan diserahkan kepada kelompok nelayan. Langkah ini dilakukan agar tidak ada barang yang mengalami kerusakan maupun tidak sesuai dengan kebutuhan penerima.
“Seluruh bantuan yang akan diserahkan kepada kelompok perikanan harus melewati tahap verifikasi guna memastikan kondisi serta kesesuaiannya sebelum didistribusikan. Prosedur ini merupakan bentuk komitmen kami agar fasilitas yang diberikan benar-benar dapat mendukung peningkatan produktivitas nelayan,” ujar Syamsu Wardi.
Menurutnya, kualitas sarana penangkapan ikan menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas melaut. Karena itu, DKP3 tidak ingin proses distribusi dilakukan tanpa memastikan seluruh perlengkapan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Ia menjelaskan, pemeriksaan juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program pengadaan sarana dan prasarana perikanan yang dibiayai pemerintah. Dengan begitu, bantuan yang diterima masyarakat dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama dan memberikan manfaat maksimal.
Setelah proses pengecekan selesai, bantuan jaring masih akan melalui tahapan administrasi sebelum dijadwalkan untuk disalurkan kepada kelompok nelayan yang telah ditetapkan sebagai penerima. DKP3 memastikan seluruh mekanisme penyaluran dilakukan sesuai ketentuan agar tepat sasaran.
Syamsu Wardi berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan tangkap di Kota Bontang. Menurutnya, peningkatan produktivitas nelayan akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendukung ketahanan pangan daerah.
“Harapannya bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok nelayan sehingga dapat meningkatkan hasil usaha mereka. Pada akhirnya, sektor perikanan akan semakin berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan Kota Bontang,” tutupnya.
Program bantuan sarana perikanan merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kota Bontang dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Selain meningkatkan produktivitas nelayan, penyediaan alat tangkap yang layak juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir serta menjaga keberlanjutan usaha perikanan di daerah.
PENULIS: SP