Home ADVETORIAL DPPKB Kutim Gelar Podcast Hari HIV/AIDS Sedunia, Edukasi Publik Jadi Fokus Utama
ADVETORIALKUTIM

DPPKB Kutim Gelar Podcast Hari HIV/AIDS Sedunia, Edukasi Publik Jadi Fokus Utama

332

SANGATTA. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur mengadakan podcast spesial untuk memperingati Hari HIV/AIDS Sedunia, 1 Desember 2025. Kegiatan ini bertajuk “Aksi Kolaboratif Mempertahankan dan Mempercepat Respon Penanganan HIV/AIDS” dan menghadirkan dua narasumber, yakni dr. Handri Poerniawan dari KPAK Kutai Timur serta Hario Daman dari KDS One Heart Borneo. Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menyebut acara ini sebagai langkah penting meningkatkan kesadaran publik.

“Edukasi adalah kunci utama menekan penularan HIV,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, dr. Handri menjelaskan kondisi terkini perkembangan kasus HIV/AIDS di Kutim. Ia menegaskan bahwa angka kasus masih tinggi. “Kutai Timur saat ini berada di posisi keempat tertinggi di Kalimantan Timur,” katanya. Menurutnya, tren kenaikan tersebut harus menjadi alarm serius bagi semua pihak agar aksi penanggulangan dilakukan lebih masif.

Yang lebih memprihatinkan, lanjut dr. Handri, mayoritas penyintas HIV di Kutim adalah perempuan, khususnya ibu rumah tangga. Ia menyebut bahwa penularan kini tidak hanya berada pada populasi kunci, tetapi sudah masuk ke lingkungan keluarga.

“Sekitar 65 persen kasus adalah perempuan usia produktif, 25 sampai 50 tahun. Banyak istri tertular dari suami yang memiliki perilaku berisiko,” ungkapnya.

KPAK Kutim terus memperluas kegiatan penyuluhan ke sekolah, perusahaan, dan masyarakat umum. Dr. Handri menyampaikan bahwa pihaknya juga menyediakan layanan tes HIV gratis. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang berani melakukan pemeriksaan.

“Deteksi dini ini adalah bentuk kepedulian sosial, bukan untuk menghakimi,” tegasnya.

Acara podcast ditutup dengan ajakan kolaboratif dari DPPKB Kutim untuk terus melawan stigma dan memperkuat dukungan sosial. Achmad Junaidi menegaskan, “Kita harus bersama-sama memerangi diskriminasi. Setiap warga berhak hidup sehat dan mendapatkan pengobatan yang layak.” Ia berharap momentum Hari HIV/AIDS ini dapat menjadi dorongan kuat mempercepat upaya penanggulangan di Kutai Timur.

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

Tak Semua Usaha Wajib Andalalin, DPMPTSP Bontang Jelaskan Kriterianya

Salah satu usaha yang tidak memerlukan izin Andalalin karena tidak berpotensi menimbulkan...

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Bontang Bedah Tiga Layanan Unggulan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik di FKP

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Bontang, Siti Zulaiha,...

ADVETORIALBONTANG

Lewat Forum Konsultasi Publik, Diskominfo Paparkan Lima Layanan Statistik dan Persandian Kota Bontang

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Bontang, Agus Salim Umar, pada...

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Paparkan Program Unggulan E-Government di Forum Konsultasi Publik

Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Kota Bontang, Yudhi Pancoro, pada saat menyampaikan...