Home ADVETORIAL Komisi B DPRD Bontang Dorong Modernisasi Retribusi Pasar untuk Kejar Target PAD
ADVETORIALBONTANG

Komisi B DPRD Bontang Dorong Modernisasi Retribusi Pasar untuk Kejar Target PAD

1

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam (FOTO : AD/narasipedia.net)

BONTANG. Komisi B DPRD Bontang mendorong pembenahan sistem retribusi pasar guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) yang dikelola Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP).

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menilai potensi penerimaan masih bisa ditingkatkan melalui perbaikan sistem pemungutan.

Ia menyebutkan, saat ini sumber retribusi yang berjalan di pasar masih terbatas pada parkir dan sewa lapak harian. Kondisi tersebut dinilai belum maksimal dalam menggali potensi PAD yang ada.

“Makanya kami sarankan kemarin untuk membenahi sistemnya. Supaya pengelolaan retribusi ini lebih tertata dan tidak ada potensi kehilangan pendapatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).

Salah satu langkah yang didorong adalah penerapan sistem digital berbasis teknologi, seperti barcode dan transaksi non tunai. Selain meningkatkan transparansi, sistem ini juga diyakini mampu meminimalisir kebocoran dalam proses pemungutan.

“Sekarang sudah zamannya pakai sistem. Transaksi retribusi sebaiknya dilakukan non tunai supaya lebih jelas dan terkontrol,” jelasnya.

Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah daerah juga didorong menjalin kerja sama dengan pihak perbankan, baik Bank Kaltimtara maupun bank konvensional lainnya, agar sistem pembayaran lebih mudah diakses masyarakat.

Di sisi lain, Politisi Golkar ini juga membuka peluang evaluasi terhadap besaran tarif retribusi, baik parkir maupun sewa lapak. Namun, Rustam menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian tarif harus melalui kajian komprehensif dan tidak bisa diputuskan secara sepihak.

Hasil kajian tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam penyusunan regulasi lanjutan, termasuk melalui peraturan wali kota, guna memperkuat sistem dan tata kelola retribusi pasar ke depan.

“Kalau mau ada penyesuaian, tentu harus melalui kajian dulu. Setelah itu baru diusulkan pemerintah untuk direvisi sesuai mekanisme,” katanya.

PENULIS: AD

Related Articles

ADVETORIALSAMARINDA

Aktivitas Pergudangan di Tengah Kota Disorot, Andriansyah Dorong Penataan Ulang

Andriansyah Anggota Komisi III DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net) SAMARINDA. Keberadaan aktivitas pergudangan...

ADVETORIALSAMARINDA

Samri Soroti Ancaman Kejahatan Seksual Digital terhadap Anak dan Remaja

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra (Foto: MJH/narasipedia.net) SAMARINDA.  Merebaknya penyebaran...

BONTANGGAYA HIDUPNASIONAL

Menembus Batas Lewat Kanvas: Belasan Anak Neurodivergen Unjuk Karya di Pameran Lukisan VRFE 2026

Reynaldi Kristian Nugroho, Anugrah Fadly Kreato Seniman, dan Kaleb Wirayodhya Herawan yang...

ADVETORIALBONTANG

DPRD Soroti Aspek Keselamatan dan Estetika Jalur MT Haryono

Anggota Komisi B DPRD Bontang, Nursalam (FOTO : AD/narasipedia.net) BONTANG. Upaya pembenahan...