23Suasana saat salah satu pemain Disdikbud FC menggiring bola. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Disdikbud Football Club harus menghadapi ketatnya persaingan di fase grup Dispopar Cup Mini Soccer Tournament yang disebut sebagai “grup neraka”.
Striker Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa, menyebut bahwa grup tersebut diisi oleh sejumlah tim kuat seperti Setwan, Disdamkartan, dan Dinkes.
“Grup ini memang berat karena banyak tim kuat. Tapi kami siap bersaing,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Meski demikian, Disdikbud berhasil menunjukkan performa impresif dengan meraih dua kemenangan beruntun. Mereka mengalahkan Dinkes 1-0 dan Satpol 2-0.
“Hasil itu membuat kami sekarang punya 6 poin dan belum terkalahkan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Disdikbud juga mencatat clean sheet dalam dua pertandingan tersebut, yang menjadi nilai tambah bagi tim.
Namun, tantangan belum berakhir. Mereka akan menghadapi Dishub dalam laga berikutnya yang dianggap krusial.
“Kami harus menang dan targetnya minimal 4-0,” ungkapnya.
Target tersebut ditetapkan untuk mengimbangi selisih gol tim pesaing, khususnya Disdamkartan yang telah menang besar.
Pelatih pun telah menyiapkan strategi khusus agar tim mampu tampil maksimal di laga tersebut.
“Semua sudah dipersiapkan. Kami tinggal menjalankan di lapangan,” katanya.
Dengan semangat dan kerja keras, Disdikbud Football Club tetap optimis mampu keluar dari grup berat ini dan meraih hasil terbaik.
“Kami ingin jadi juara di turnamen ini,” tutupnya.
PENULIS: Re