Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. SMP Negeri 1 Bontang menyatakan kesiapannya dalam menerima siswa inklusi pada SPMB 2026. Sekolah akan mengikuti seluruh penempatan yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan.
Kepala Sekolah Riyanto menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan seleksi. Semua siswa yang ditetapkan akan langsung diterima.
Ia menjelaskan bahwa jumlah siswa inklusi dibatasi sebesar 5 persen. Hal ini untuk menjaga keseimbangan layanan pendidikan.
“Sekolah terus berupaya meningkatkan kesiapan. Termasuk dalam hal fasilitas dan kompetensi guru,” sebutnya, Jum’at (3/4/2026).
Riyanto menyebut bahwa pendidikan inklusi membutuhkan perhatian khusus. Oleh karena itu, sekolah melakukan berbagai penyesuaian.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada penolakan terhadap siswa inklusi. Semua harus diterima sesuai aturan.
Dengan kesiapan ini, sekolah berharap dapat memberikan layanan terbaik. Siswa inklusi diharapkan dapat belajar dengan optimal.
“Hal ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung pendidikan inklusif di Bontang,” tutupnya.
PENULIS: Re