Rapat Pembahasan Efisiensi Anggaran 2026 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang. (Foto : DKP3 Bontang / Narasipedia.net)
BONTANG. DKP3 Bontang melakukan efisiensi anggaran pada 2026. Meski sejumlah pos belanja dipangkas, program pemberdayaan masyarakat dipastikan tetap berjalan.
Kebijakan tersebut dibahas dalam Rapat Pembahasan Efisiensi Anggaran 2026 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Kamis (11/6/2026). Rapat dipimpin Kepala DKP3 Ahmad Aznem dan didampingi Sekretaris DKP3 Debora Kristiani.
Sekretaris DKP3 Debora Kristiani mengatakan efisiensi dilakukan pada beberapa komponen belanja operasional. Di antaranya anggaran makan dan minum kegiatan, alat tulis kantor (ATK), serta perjalanan dinas.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyesuaian anggaran agar program yang dinilai lebih prioritas tetap dapat terlaksana secara optimal.
Karena itu, penghematan dilakukan pada pos-pos belanja yang masih memungkinkan untuk diefisienkan tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Walau efisiensi, kami tetap melaksanakan tupoksi dengan memberdayakan sumber daya yang ada,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (12/6/2026).
Debora menegaskan, kebijakan efisiensi tidak akan mengurangi perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Kota Bontang. Program-program yang berkaitan dengan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat masih tetap masuk dalam agenda kerja tahun ini.
Saat ditanya terkait pengembangan dan pemberdayaan sektor perikanan, peternakan, serta pertanian, Debora memastikan kegiatan tersebut masih akan berjalan.
DKP3 akan mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat tetap terlaksana.
Menurutnya, efisiensi justru menjadi momentum untuk memaksimalkan penggunaan anggaran secara lebih efektif dan tepat sasaran. Dengan pengelolaan yang baik, target pembangunan sektor pangan, perikanan, dan pertanian tetap dapat dicapai.
Melalui langkah tersebut, DKP3 berharap pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang lebih efisien.
“Tentunya tanpa mengorbankan program pemberdayaan,” pungkasnya.
PENULIS: AD