Home ADVETORIAL Ayam Bantuan CSR Mulai Bertelur, DKP3 Bontang Apresiasi Kinerja KWT Tangguh Kelurahan Guntung
ADVETORIAL

Ayam Bantuan CSR Mulai Bertelur, DKP3 Bontang Apresiasi Kinerja KWT Tangguh Kelurahan Guntung

1

Kepala DKP3 Bontang Ahmad Aznem (kanan) saat monitoring perkembangan bantuan ayam petelur di KWT Tangguh, Kelurahan Guntung. (FOTO : DKP3 Bontang / Narasipedia.net)

BONTANG. Bantuan ayam petelur yang diterima Kelompok Wanita Tani (KWT) Tangguh di Kelurahan Guntung mulai menunjukkan hasil. Sebagian ternak yang dikelola kelompok tersebut kini telah memasuki masa produksi dan menghasilkan telur setiap hari.

Perkembangan itu diketahui saat Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang Ahmad Aznem bersama jajaran bidang peternakan melakukan monitoring ke lokasi, didampingi pihak CSR PT Kaltim Methanol Industri (KMI).

Berdasarkan hasil monitoring, sebanyak 10 ekor ayam telah aktif bertelur. Produksi rata-rata mencapai satu butir per ekor per hari. Telur yang dihasilkan tidak hanya dimanfaatkan anggota kelompok, tetapi juga mulai dipasarkan.

“Kami melihat bantuan yang diberikan sudah mulai memberikan hasil. Ini menunjukkan kelompok mampu mengelola bantuan dengan baik dan sesuai tujuan program,” ujar Ahmad Aznem.

Ia menjelaskan, bantuan yang sebelumnya disalurkan PT KMI berupa ayam petelur, kandang, dan pullet merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha peternakan masyarakat sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Menurut Ahmad, keberhasilan awal yang dicapai KWT Tangguh menjadi contoh bahwa program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal apabila didukung pengelolaan yang serius dari kelompok penerima manfaat.

“Kami berharap semangat anggota kelompok tetap terjaga. Pemeliharaan ternak harus terus ditingkatkan agar produksi telur semakin bertambah dan manfaat ekonominya bisa dirasakan lebih besar,” katanya.

Sementara itu, hasil monitoring menunjukkan KWT Tangguh telah berhasil menjual tiga piring telur dengan harga Rp58 ribu per piring. Pendapatan tersebut menjadi pemasukan perdana yang diperoleh kelompok sejak ayam memasuki masa produksi.

Kepala Bidang Peternakan DKP3 Bontang menyebut pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok agar produktivitas ternak dapat meningkat.

“Pendampingan tetap kami lakukan, baik terkait kesehatan ternak, pakan, maupun pengelolaan kandang. Harapannya produksi terus naik dan usaha kelompok bisa berkembang,” ujarnya.

DKP3 menilai kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemandirian ekonomi kelompok. Dengan bertambahnya jumlah ayam yang memasuki masa produksi, KWT Tangguh diharapkan mampu meningkatkan hasil penjualan.

“Sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Penulis : DN

Related Articles

ADVETORIAL

DKP3 Bontang Pangkas Belanja Perjalanan Dinas dan ATK, Program Pemberdayaan Tetap Jalan

Rapat Pembahasan Efisiensi Anggaran 2026 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan...

ADVETORIAL

DPMPTSP Bertugas Awasi Standar Layanan di Seluruh Gerai MPP Bontang

Salah satu gerai yang masih aktif dan diawasi pelayanannya oleh DPMPTSP yakni...

ADVETORIAL

Ruang Kosong di MPP Bontang Akan Dikaji, DPMPTSP Cari Pemanfaatan yang Tepat

Sejumlah ruang layanan di lantai 4B MPP Bontang kini kosong setelah ditinggalkan...

ADVETORIAL

Urus Dokumen Tak Perlu Keliling Kantor, MPP Bontang Satukan Berbagai Layanan dalam Satu Gedung

Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai empat Pasar Taman Rawa Indah. (Foto...