Home NASIONAL Wacana Belajar dari Rumah Disorot, DPR RI Ingatkan Risiko Besar bagi Siswa
NASIONAL

Wacana Belajar dari Rumah Disorot, DPR RI Ingatkan Risiko Besar bagi Siswa

168

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (FOTO: Doc. Pribadi)

JAKARTA. Menanggapi wacana yang sempat berkembang terkait opsi pembelajaran dari rumah sebagai bagian dari upaya efisiensi energi di tengah dinamika global, DPR RI mengapresiasi langkah Pemerintah yang menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi tidak akan mengganggu proses pembelajaran dan tetap mengedepankan tatap muka.

Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi X DPR RI berpandangan bahwa pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas. Selain lebih efektif, pendekatan ini juga penting untuk menjaga kualitas interaksi, termasuk kegiatan praktikum yang tidak dapat tergantikan.

Dengan sistem zonasi yang telah berjalan, mayoritas siswa bersekolah relatif dekat dari rumah, sehingga dampak terhadap konsumsi energi, khususnya dari transportasi, tidak signifikan.

Belajar dari rumah memiliki sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai jika diterapkan secara luas, mulai dari risiko penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi guru dan siswa, hingga potensi meningkatnya kesenjangan akses akibat perbedaan fasilitas dan pendampingan di rumah. Selain itu, aspek sosial-emosional anak juga terdampak karena berkurangnya ruang interaksi dan pembentukan karakter.

Meski demikian, pembelajaran jarak jauh tetap dapat dimanfaatkan secara fleksibel pada kondisi tertentu, seperti saat terjadi bencana alam, gangguan akses sementara, atau di wilayah terpencil dengan keterbatasan tenaga pendidik. Dalam situasi tersebut, PJJ menjadi solusi adaptif agar proses belajar tetap berlangsung.

Karena itu, Hetifah menghimbau pemerintah daerah untuk tidak ragu dalam melanjutkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pasca libur Idul Fitri sesuai kebijakan yang telah ditetapkan, sembari terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat dukungan bagi guru, serta memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Related Articles

KALTIMNASIONALNUSANTARA

Padukan Estetika dan Keberlanjutan, Plaza Seremoni IKN Raih Honour Award MLAA 2026

Plaza Seremoni IKN berhasil meraih penghargaan internasional Honour Award pada ajang Malaysia...

KALTIMNASIONALNUSANTARA

SCCC KIPP Nusantara Resmi Dimulai, Wujud Kolaborasi Teknologi Smart City Indonesia-Korea Selatan

Senilai 9,9 miliar KRW atau sekitar Rp115,94 miliar, Pemerintah Korea Selatan jalin...

BONTANGGAYA HIDUPNASIONAL

Ini dia Cara yang Tepat untuk Menjaga Kualitas dan Kesehatan Daging Kurban

Ilustrasi daging kurban yang sudah terpotong dan siap didistribusikan. (FOTO: AI Generataed)...

BONTANGGAYA HIDUPNASIONAL

Menembus Batas Lewat Kanvas: Belasan Anak Neurodivergen Unjuk Karya di Pameran Lukisan VRFE 2026

Reynaldi Kristian Nugroho, Anugrah Fadly Kreato Seniman, dan Kaleb Wirayodhya Herawan yang...