Home KALTIM Kongres Diaspora ke-8 Resmi Dibuka di IKN, Wamenlu Serukan Sinergi Internasional untuk Nusantara
KALTIMNASIONALNUSANTARA

Kongres Diaspora ke-8 Resmi Dibuka di IKN, Wamenlu Serukan Sinergi Internasional untuk Nusantara

619

NUSANTARA. Kongres Diaspora Indonesia (CID) ke-8 secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, pada Sabtu (02/08/2025) di Multifunction Hall, Kantor Kementerian Koordinator 3, Ibu Kota Nusantara (IKN). Kongres ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan Diaspora Indonesia dalam mendukung pembangunan IKN sebagai pusat peradaban masa depan.

President of Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, Sulityawan Wibisono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi kongres mencerminkan kepercayaan Diaspora terhadap masa depan Ibu Kota Negara.

“Kongres ini digelar di Nusantara karena inilah ibu kota masa depan Indonesia. Kami harap Diaspora menyuarakan kepada dunia apa yang kalian saksikan di sini. Terima kasih kepada Otorita IKN yang telah menjadi tuan rumah. Kami percaya IKN adalah masa depan bangsa,” ujarnya.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta, turut menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara Diaspora dan IKN dalam menghadirkan kontribusi nyata.

“Harapannya, Diaspora tidak hanya menyampaikan informasi positif tentang IKN, tetapi juga menjalin kolaborasi strategis untuk menjadikan IKN sebagai destinasi ekonomi, budaya, dan investasi,” ungkapnya.

Pembukaan kongres ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan nasional dan daerah, antara lain Kepala Otorita IKN, Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Wakil Wali Kota Makassar, serta perwakilan DPD Sulawesi Utara.

Pembukaan CID ke-8 ini tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi juga deklarasi tekad kolektif: bahwa masa depan Indonesia dibangun dari sinergi antara kekuatan domestik dan jaringan global. Dengan menjadikan IKN sebagai lokasi kongres, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa kota ini adalah lebih dari sekadar pusat pemerintahan, IKN adalah titik temu visi, jejaring, dan kolaborasi antarbangsa. Di tangan diaspora, IKN tak hanya diperkenalkan ke dunia, tapi juga dikawal sebagai ikon peradaban Indonesia yang ramah, tangguh, dan terbuka untuk semua.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Related Articles

KALTIMNUSANTARA

Otorita IKN dan Kementerian HAM Perkuat Sinergi Wujudkan Pembangunan Inklusif di Nusantara

NUSANTARA. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan Wakil Menteri Hak Asasi...

KALTIMKUKAR

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek dan Bhayangkari Loa Kulu Tanam 832 Bibit Hidroponik

LOA KULU. Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu bersama Bhayangkari Ranting Loa Kulu...

KALTIMKUKARNUSANTARA

Pulihkan Ekosistem, OIKN Bersama Lintas Sektor Tanam 1.000 Pohon di Eks Lahan Tambang Ilegal

Otorita IKN berkolaborasi lintas sektor melakukan revegetasi bekas lahan tambang ilegal di...

KALTIMNASIONALNUSANTARA

SCCC KIPP Nusantara Resmi Dimulai, Wujud Kolaborasi Teknologi Smart City Indonesia-Korea Selatan

Senilai 9,9 miliar KRW atau sekitar Rp115,94 miliar, Pemerintah Korea Selatan jalin...