Home KALTIM Kongres Diaspora ke-8 Resmi Dibuka di IKN, Wamenlu Serukan Sinergi Internasional untuk Nusantara
KALTIMNASIONALNUSANTARA

Kongres Diaspora ke-8 Resmi Dibuka di IKN, Wamenlu Serukan Sinergi Internasional untuk Nusantara

647

NUSANTARA. Kongres Diaspora Indonesia (CID) ke-8 secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, pada Sabtu (02/08/2025) di Multifunction Hall, Kantor Kementerian Koordinator 3, Ibu Kota Nusantara (IKN). Kongres ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan Diaspora Indonesia dalam mendukung pembangunan IKN sebagai pusat peradaban masa depan.

President of Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, Sulityawan Wibisono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi kongres mencerminkan kepercayaan Diaspora terhadap masa depan Ibu Kota Negara.

“Kongres ini digelar di Nusantara karena inilah ibu kota masa depan Indonesia. Kami harap Diaspora menyuarakan kepada dunia apa yang kalian saksikan di sini. Terima kasih kepada Otorita IKN yang telah menjadi tuan rumah. Kami percaya IKN adalah masa depan bangsa,” ujarnya.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta, turut menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara Diaspora dan IKN dalam menghadirkan kontribusi nyata.

“Harapannya, Diaspora tidak hanya menyampaikan informasi positif tentang IKN, tetapi juga menjalin kolaborasi strategis untuk menjadikan IKN sebagai destinasi ekonomi, budaya, dan investasi,” ungkapnya.

Pembukaan kongres ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan nasional dan daerah, antara lain Kepala Otorita IKN, Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Wakil Wali Kota Makassar, serta perwakilan DPD Sulawesi Utara.

Pembukaan CID ke-8 ini tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi juga deklarasi tekad kolektif: bahwa masa depan Indonesia dibangun dari sinergi antara kekuatan domestik dan jaringan global. Dengan menjadikan IKN sebagai lokasi kongres, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa kota ini adalah lebih dari sekadar pusat pemerintahan, IKN adalah titik temu visi, jejaring, dan kolaborasi antarbangsa. Di tangan diaspora, IKN tak hanya diperkenalkan ke dunia, tapi juga dikawal sebagai ikon peradaban Indonesia yang ramah, tangguh, dan terbuka untuk semua.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Related Articles

ADVETORIALBONTANGCORPORATEKALTIM

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Bontang. Dalam mendukung percepatan pengendalian stunting di Kota Bontang, PT Pupuk Kalimantan...

EDUKASIENTERTAINMENTKALTIMKUKARRAGAM

Mengenal Legenda Putri Karang Melenu: Figur Keajaiban dan Jejak Awal Dinasti Kesultanan Kutai

TENGGARONG. Suksesnya pertunjukan Video Mapping yang digelar oleh PKMPM MELUNARA Universitas Kutai Kartanegara...

EDUKASIENTERTAINMENTKALTIMKUKARRAGAM

Pertunjukan Video Mapping Museum Mulawarman Hidupkan Kembali Legenda Kutai, Kisah Putri Karang Melenu

TENGGARONG. Halaman UPTD Museum Negeri Mulawarman, Tenggarong, mendadak gemerlap pada Kamis (6/8/2026) malam....

KALTIMNASIONALNUSANTARA

Gubernur Ahmad Luthfi Bawa Rombongan Bupati/Wali Kota se-Jateng Sambangi IKN untuk Jajaki Kerjasama

NUSANTARA. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ahmad...