Home BONTANG DKUMPP Bontang Tampilkan Pesona Produk Unggulan di Trade Expo Indonesia 2025
BONTANG

DKUMPP Bontang Tampilkan Pesona Produk Unggulan di Trade Expo Indonesia 2025

661

Menteri Perdagangan Budi Santoso, berfoto bersama rombongan DKUMPP Bontang (FOTO: Ist.)

JAKARTA. Panggung megah Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 resmi dibuka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Rabu (15/10/2025). Ajang bergengsi tahunan yang digelar Kementerian Perdagangan Republik Indonesia ini kembali mengajak dunia untuk menelusuri ragam produk dan layanan berkualitas dari tanah air, melampaui batas geografis dan budaya.

Tahun ini, TEI 2025 mengusung konsep pameran Business to Business (B2B) yang lebih fokus dan komprehensif, menghadirkan ribuan pelaku usaha dari berbagai kategori produk, mulai dari Food, Beverage & Agriculture, Manufacture, hingga Services & Lifestyle. Selama lima hari pameran, lebih dari 8.000 buyer mancanegara diperkirakan akan menjalin interaksi, negosiasi, hingga kesepakatan bisnis dengan produsen dan pemasok dari seluruh Indonesia.

Suasana hari pertama pameran kian semarak ketika Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan secara resmi membuka kegiatan. Di antara gemerlap paviliun yang berdiri megah, Paviliun Kalimantan Timur menjadi salah satu sorotan, termasuk partisipasi Kota Bontang yang tampil percaya diri membawa produk,produk unggulannya yang telah berorientasi ekspor.

Di bawah koordinasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang, stan pameran Bontang tampak ramai dikunjungi. Suasana tawa pecah ketika Menteri Perdagangan RI mencoba pijat menggunakan minyak khas produksi pelaku usaha Bontang, aksi spontan yang membuat booth DKUMPP menjadi pusat perhatian pengunjung.

Tak hanya menampilkan produk, Bontang juga aktif dalam berbagai kegiatan pendukung TEI, seperti business matching, business counseling, misi dagang, seminar, hingga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan calon buyer yang telah menyatakan ketertarikannya.

Menambah kebanggaan, tahun ini Bontang juga dipercaya mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Pangan Nusa. Sajian khas Gammi Bawis, kuliner ikonik Kota Bontang, tampil bersama 189 kuliner nusantara lainnya. Proses memasak secara langsung di area pameran menarik banyak pengunjung, menghadirkan aroma rempah dan cita rasa yang menggugah selera.

“Kami sangat bangga bisa kembali membawa nama Kota Bontang ke kancah nasional bahkan internasional. Partisipasi ini bukan hanya soal promosi produk, tetapi juga menunjukkan kesiapan pelaku usaha kami untuk bersaing di pasar global,” ujar Plt. Kepala DKUMPP Kota Bontang, Asdar Ibrahim, yang memimpin langsung rombongan Bontang di TEI 2025.

Asdar juga menambahkan, keberhasilan keikutsertaan Bontang di ajang internasional ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak.

“Kami sangat mengapresiasi hubungan harmonis antara Pemerintah Kota Bontang, para pelaku usaha, dan seluruh stakeholder seperti PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), PT Badak NGL, PT Kaltim Nitrat Indonesia (KNI), dan PT Pamapersada Nusantara. Dukungan mereka membuat produk binaan kita memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di tingkat internasional,” jelasnya.

Kehadiran Bontang di TEI 2025 menjadi bukti nyata bahwa produk,produk unggulan daerah kini telah siap menembus pasar ekspor. Dari minyak pijat khas hingga kuliner Gammi Bawis, semua menjadi cermin kekayaan dan kreativitas pelaku usaha Bontang yang terus berkembang dan berdaya saing tinggi.

Related Articles

BONTANG

Dorong Kolaborasi, Calon Ketua HIPMI Bontang Ahmad Nugraha Ajak Pemerintah dan Perusahaan Besarkan Pengusaha Lokal

BONTANG. Calon Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI)...

BONTANG

Sinergi Polres Bontang dan Warga Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu di Bontang Lestari

BONTANG. Satresnarkoba Polres Bontang menangkap seorang pria berinisial S (45) yang diduga...

BONTANG

Sengketa Berakhir: MA Putuskan PD Muhammadiyah Bontang Berhak Mutlak Atas Pengelolaan Masjid Al-Ikhlas

BONTANG. Sengketa hukum selama lima tahun terkait pengelolaan Masjid Al-Ikhlas antara Pimpinan...

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Bontang Luruskan Fungsi ETLE dalam Raperda LLAJ: Alat Penegakan Hukum, Bukan Pengaman Jalan

Pranata Komputer (Prakom) Ahli Muda Bidang Pengelolaan E-Government Diskominfo Bontang, Mamiek Setyowati....