Kabid Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Bontang, Yudi Pancoro. (FOTO: Rdy/narasipedia.net)
BONTANG. Guna memaksimalkan penerapan indeks pemerintahan digital dan mengintegrasikan berbagai pelayanan publik, Pemkot Bontang tengah merancang sebuah aplikasi terpadu (one-stop service) bernama Super App Limau. Melalui portal tunggal ini, masyarakat Kota Bontang nantinya tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi untuk mengakses berbagai jenis layanan pemerintah daerah.
Kabid Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Bontang, Yudi Pancoro, mengungkapkan bahwa kehadiran Super App Limau dirancang untuk menyatukan beragam fasilitas publik ke dalam satu genggaman.
“Di dalam Super App Limau nanti, masyarakat bisa mengakses tayangan live feed CCTV kota, melihat peta titik free Wi-Fi, layanan antrean dan ketersediaan kamar rumah sakit, pajak daerah via Bapenda, hingga informasi retribusi sampah dari DLH,” jelas Yudi.
Tak hanya itu, aplikasi ini juga terhubung dengan layanan kepariwisataan, agenda event daerah, hingga fasilitas pencetakan dokumen kependudukan dari Disdukcapil seperti Kartu Keluarga (KK).
Penyaragaman 23 Modul Layanan Kelurahan
Sebagai bagian dari penyempurnaan sistem, Diskominfo juga mengintegrasikan aplikasi SIPADU (Sistem Pelayanan Terpadu) yang bekerja sama dengan Bagian Pemerintahan Pemkot Bontang. Langkah ini dilakukan untuk menyeragamkan seluruh format laporan dan standar pelayanan di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Selama ini ada perbedaan format laporan antar kelurahan. Saat ini kami sedang memfikskan ada 23 modul layanan di kelurahan yang disamakan standar dan format report-nya se-Kota Bontang. Jadi seluruh operator kelurahan akan mengacu pada satu sistem yang sama,” terangnya.
Saat ini, Super App Limau masih dalam tahap penyempurnaan sistem serta proses perizinan dan verifikasi integrasi pada platform iOS (App Store) dan Android (Play Store) sebelum resmi diluncurkan kepada publik.