Home ADVETORIAL Hadapi Perubahan Zaman, Disdikbud Bontang Bekali Guru dengan Character Building
ADVETORIALBONTANG

Hadapi Perubahan Zaman, Disdikbud Bontang Bekali Guru dengan Character Building

61

Pelatihan mental health Disdikbud Bontang. (FOTO: Re/narasipedia.net)

BONTANG. Perubahan zaman yang semakin cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menggelar pelatihan character building bagi guru SMP di Auditorium Tiga Dimensi, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan para guru mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam memahami karakter generasi muda saat ini.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menekankan bahwa perubahan yang terjadi tidak hanya pada kurikulum, tetapi juga pada pola pikir dan perilaku siswa.

“Perubahan terjadi begitu cepat, baik itu struktur, kurikulum, maupun karakter peserta didik,” katanya.

Ia menjelaskan, guru harus mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi tersebut. Pendekatan yang digunakan harus lebih fleksibel dan berbasis pada pemahaman terhadap kondisi mental siswa.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi penting untuk membekali guru dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, sehingga tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

Safa juga mengingatkan bahwa tekanan dalam dunia pendidikan saat ini semakin meningkat, sehingga guru perlu memiliki ketahanan mental yang baik.

“Jangan sampai nantinya mengalami kelelahan dan menyebabkan penurunan intensitas kinerja serta produktivitas,” ucapnya.

Ia menegaskan, pendekatan lama yang tidak relevan harus segera ditinggalkan. Guru perlu membangun hubungan yang lebih kuat dengan siswa, baik secara emosional maupun psikologis.

“Ada hubungan mental yang kuat, baik secara individu maupun antara guru dengan peserta didik,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang dihadapi pelajar saat ini.

“Miris rasanya melihat ada anak sekolah sudah terpapar oleh sabu-sabu, bahkan paham radikalisme,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Disdikbud akan mengusulkan kebijakan yang mendorong kegiatan keagamaan sebagai bagian dari rutinitas sekolah.

PENULIS: Re

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

DKP3 Bontang Uji Sampel Pangan di Dapur MBG, Lima Jenis Sayuran dan Buah Negatif Pestisida

DKP3 Bontang melakukan peengecekan sampel pangan yang digunakan SPPG di Bontang Selatan....

ADVETORIALBONTANG

DKP3 Bontang Petakan Kelurahan Rawan Pangan, FSVA 2026 Mulai Disusun

DKP3 Bontang memetakan kelurahan rawan pangan saat menyusun Food Security and Vulnerability...

BONTANGRAGAM

Gelar Pelantikan di Pendopo Rujab Wali Kota, BPD KKP dan IWP Bontang Resmi Dilantik Periode 2025–2030

BONTANG. Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Pinrang (BPD KKP) Kota Bontang resmi...

BONTANG

Nakhodai BPD KKP Bontang Periode 2025–2030, Bonnie Sukardi Usung Program Strategis 3 SIPAKAT

BONTANG. Bonnie Sukardi resmi memangku amanah sebagai Ketua BPD Kerukunan Keluarga Pinrang...