Home ADVETORIAL Finalisasi Raperda Insentif Investasi Tersendat, DPMPTSP Bontang Tunggu Pengesahan RUPM sebagai Landasan Utama
ADVETORIALBONTANG

Finalisasi Raperda Insentif Investasi Tersendat, DPMPTSP Bontang Tunggu Pengesahan RUPM sebagai Landasan Utama

449

Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel. (FOTO: Wi/narasipedia.net)

BONTANG. Upaya Pemerintah Kota Bontang untuk mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal masih belum dapat dilanjutkan. Proses tersebut tersendat karena Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM), yang menjadi dasar utama penyusunan regulasi investasi, belum ditetapkan secara resmi.

Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menjelaskan bahwa regulasi terkait investasi tidak dapat diproses tanpa landasan perencanaan yang sah.

“Kita sudah punya draft RUPM, tetapi belum berlaku karena Peraturan Wali Kota yang mengesahkan dokumen tersebut belum terbit. Tanpa penetapan itu, dokumen belum memiliki kekuatan hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski penyusunan RUPM telah rampung, statusnya masih menggantung karena menunggu nomor registrasi yang hanya dapat keluar setelah perwali ditandatangani. Kondisi ini membuat raperda tentang insentif investasi tidak dapat melangkah ke tahap pembahasan berikutnya. Situasi semakin kompleks karena RUPM Bontang juga berada dalam masa peralihan: dokumen periode sebelumnya akan berakhir pada 2025, sementara penyusunan RUPM baru harus menyesuaikan kebijakan nasional dan provinsi.

“RUPM itu harus mengikuti arah perencanaan dari pusat sampai daerah. Tidak bisa berdiri sendiri,” tegasnya.

Karel mengakui bahwa kendala tersebut berpengaruh langsung terhadap tertundanya regulasi yang diharapkan mampu memperbaiki iklim investasi di Bontang. Padahal, keberadaan perda insentif dinilai penting untuk menarik investor melalui pemberian kemudahan yang terukur dan berbasis aturan. Meski demikian, DPMPTSP Bontang memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mempercepat penerbitan perwali sekaligus memulai penyusunan RUPM baru sesuai jadwal nasional.

“Harapan kami, prosesnya bisa segera selesai sehingga raperda insentif dapat difinalkan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha serta perekonomian kota,” pungkasnya.

PENULIS: Wi

Related Articles

BONTANGKALTIM

Pertamina Berikan Layanan BBM 24 Jam di Bontang, SPBU PKT KM 6 Siap Layani Konsumen

BONTANG. Pertamina terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memperluas jam operasional...

BONTANGEDUKASIKALTIM

Diskominfo Bontang Imbau Admin OPD dan Kelurahan Waspadai Modus Penipuan “Social Engineering”

BONTANG. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang mengeluarkan peringatan keamanan siber...

BONTANGGAYA HIDUPKALTIM

Jelang Penilaian Adipura 2026, Lurah Satimpo Maryono Gerakkan Korvei Serentak di Seluruh RT

Bontang. Menyambut Penilaian Adipura P1 Tahun 2026 oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Kelurahan...