Kapal wisata yang berada di Tanjung Laut Indah. (FOTO: DN / Narasipedia.net)
BONTANG. DPMPTSP menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan wisatawan yang menggunakan jasa angkutan laut wisata.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur mengatakan, selain memenuhi aspek perizinan dan kelengkapan sarana, pelaku usaha wisata bahari juga wajib memastikan seluruh kru kapal memiliki kompetensi sesuai bidang tugasnya.
Menurutnya, keberadaan awak kapal yang terlatih menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelayanan sekaligus meminimalkan risiko saat kegiatan wisata berlangsung.
“SDM menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam standar usaha. Kru kapal harus memiliki kompetensi dan sertifikasi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan, operator kapal wisata tidak hanya bertugas mengantarkan wisatawan menuju lokasi tujuan. Mereka juga harus memahami prosedur keselamatan, penanganan kondisi darurat, hingga pelayanan kepada penumpang selama perjalanan.
Karena itu, pelaku usaha didorong secara berkala meningkatkan kemampuan kru melalui pelatihan maupun program pengembangan kompetensi lainnya.
“Peningkatan kapasitas SDM perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas layanan tetap terjaga,” katanya.
Selain kompetensi awak kapal, pengusaha juga diwajibkan memiliki sistem pelayanan yang jelas. Mulai dari proses pemesanan, pelayanan keberangkatan, hingga mekanisme penanganan keluhan wisatawan harus berjalan sesuai prosedur.
Aspiannur menuturkan setiap pelaku usaha perlu memiliki standar operasional yang diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari. Hal tersebut penting untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memberikan kepastian bagi wisatawan.
“Wisatawan saat ini tidak hanya mencari destinasi yang menarik, tetapi juga pelayanan yang profesional dan aman,” tuturnya.
Menurut dia, penerapan standar pelayanan yang baik akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan wisatawan terhadap sektor wisata bahari. Kondisi itu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisata serta memperkuat daya saing destinasi wisata laut di daerah.
“Kalau pelayanan dan SDM-nya berkualitas, tentu akan menjadi nilai tambah bagi pengembangan wisata bahari,” pungkasnya.
Penulis : DN