SDN 006 Bontang Utara. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SD Negeri 006 Bontang Utara dilakukan dengan strategi terukur melalui skema dua ruang, dua sesi, dan dua hari pelaksanaan. Pola ini diterapkan untuk memastikan asesmen berbasis digital berjalan efektif bagi 59 siswa peserta.
Kepala SDN 006 Bontang Utara, Catur Ratna Juniarsih, menjelaskan setiap sesi diikuti 30 dan 29 siswa dengan pembagian dua ruang, masing-masing berisi 15 peserta. Menurutnya, skema tersebut dirancang agar pengawasan lebih optimal dan beban sistem tetap stabil.
“Kami atur bertahap supaya lebih aman dari sisi teknis maupun pelaksanaan di lapangan,” katanya, Selasa (21/4/2026).
Selain pembagian ruang dan sesi, sekolah juga melakukan sejumlah mitigasi teknis. Penambahan dukungan jaringan internet dilakukan setelah sebelumnya evaluasi simulasi menunjukkan potensi penurunan koneksi.
Tak hanya itu, pengamanan dari sisi kelistrikan juga dilakukan dengan mengurangi penggunaan perangkat di ruang lain agar daya tetap terfokus pada kebutuhan pelaksanaan ujian.
Menurutbga, kombinasi strategi teknis dan pengaturan peserta tersebut terbukti efektif pada hari pertama pelaksanaan. Sistem berjalan lancar, tidak ada peserta yang absen, dan seluruh tahapan berlangsung sesuai rencana.
Kehadiran pengawas dari SD Negeri 002 Bontang juga menjadi bagian dari dukungan pelaksanaan asesmen agar berjalan sesuai prosedur.
Dengan pendekatan tersebut, sekolah berharap pelaksanaan TKA berbasis digital dapat berlangsung tanpa hambatan hingga seluruh rangkaian selesai.
PENULIS: Re