BONTANG. Andi Faizal Sofyan Hasdam resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bontang periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang digelar di Hotel Grand Mutiara, Sabtu (27/6/2026). Ia kembali memimpin partai berlambang pohon beringin setelah mengantongi dukungan bulat dari sembilan pemilik suara sah.
Dalam pidato politiknya, Andi Faiz mengenang awal kepemimpinannya yang dihadapkan pada situasi tidak mudah pasca kekalahan Golkar pada Pilkada sebelumnya. Meski sempat diragukan, ia menilai soliditas kader menjadi kunci kebangkitan partai di Bontang.
“Banyak yang meragukan kepengurusan saya saat itu. Namun, berkat bimbingan DPD I Kaltim dan jajaran, serta Sekjen, amanah itu mampu kami jaga. Hari ini, kerja keras seluruh kader membuktikan bahwa Golkar Bontang jauh lebih solid,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinannya, Partai Golkar berhasil meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Bontang dari lima menjadi tujuh kursi. Meski demikian, Andi Faiz menegaskan bahwa keberhasilan partai tidak hanya diukur dari capaian elektoral, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Esensi terbesar Golkar bukan seberapa banyak kursi yang diraih, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Anggota DPRD dari Golkar harus memberi warna pada pemerintahan dan responsif terhadap aspirasi warga,” tegasnya.
Menatap Pemilu mendatang, Andi Faiz memasang target yang lebih tinggi dengan membidik sedikitnya sembilan kursi DPRD. Namun, ia mengingatkan seluruh kader agar tetap rendah hati dan terus bekerja untuk masyarakat.
Musda VIII DPD II Partai Golkar Kota Bontang turut dihadiri Sekretaris DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur Muhammad Husni Fahruddin, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, jajaran pengurus DPD I Golkar Kaltim, organisasi sayap partai, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan partai politik, serta tokoh masyarakat.