Home ADVETORIAL Achmad Junaidi Ingatkan Bahaya HIV/AIDS Lebih Besar dari Stunting, Harus Jadi Prioritas Utama Kutai Timur
ADVETORIALKUTIM

Achmad Junaidi Ingatkan Bahaya HIV/AIDS Lebih Besar dari Stunting, Harus Jadi Prioritas Utama Kutai Timur

403

SANGATTA. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kutai Timur, Achmad Junaidi, menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Dalam podcast spesial Hari HIV/AIDS Sedunia yang digelar PPKB Kutai Timur, Junaidi menyebut bahwa bahaya virus HIV secara signifikan lebih besar dibandingkan persoalan gizi buruk atau stunting yang saat ini menjadi fokus nasional.

Menurutnya, meskipun isu stunting banyak didorong melalui berbagai program percepatan, ancaman HIV/AIDS jauh lebih fatal dan berpotensi merenggut nyawa. Junaidi mengingatkan bahwa tren kasus HIV di Kutai Timur menunjukkan kecenderungan meningkat sehingga memerlukan penanganan yang lebih serius dan intensif.

“Karena bagaimanapun kalau kita bicara percepatan penurunan stunting, bahaya HIV itu lebih besar daripada orang dikatakan stunting atau gizi buruk,” tegas Achmad Junaidi, menyoroti urgensi perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap penanganan HIV/AIDS.

Selain menekankan bahaya HIV, Junaidi juga menyampaikan capaian PPKB Kutai Timur melalui program inovatif “Cap Jempol Stop Stunting”. Program tersebut baru saja meraih penghargaan Peringkat Dua Tingkat Nasional dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Ia menilai penghargaan itu menjadi bukti bahwa PPKB tidak hanya fokus pada percepatan penurunan stunting, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam isu kesehatan lain yang tak kalah penting, termasuk HIV/AIDS.

Melalui platform podcast yang mendapat perhatian luas dari masyarakat, Junaidi berharap sosialisasi mengenai HIV/AIDS dapat diterima secara lebih terbuka, terutama untuk mengurangi stigma serta rasa malu yang membuat masyarakat enggan melakukan pemeriksaan. Ia menekankan pentingnya edukasi publik agar lebih banyak masyarakat memahami risiko, pencegahan, dan pentingnya deteksi dini HIV.

Achmad Junaidi mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dan memastikan program-program kesehatan dijalankan secara berkelanjutan. Baginya, setiap upaya harus mengutamakan hak hidup, keselamatan, dan dukungan bagi setiap warga Kutai Timur.

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

Tak Semua Usaha Wajib Andalalin, DPMPTSP Bontang Jelaskan Kriterianya

Salah satu usaha yang tidak memerlukan izin Andalalin karena tidak berpotensi menimbulkan...

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Bontang Bedah Tiga Layanan Unggulan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik di FKP

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Bontang, Siti Zulaiha,...

ADVETORIALBONTANG

Lewat Forum Konsultasi Publik, Diskominfo Paparkan Lima Layanan Statistik dan Persandian Kota Bontang

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Bontang, Agus Salim Umar, pada...

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Paparkan Program Unggulan E-Government di Forum Konsultasi Publik

Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Kota Bontang, Yudhi Pancoro, pada saat menyampaikan...