Home ADVETORIAL Aset Pipa Gas Berpotensi Jadi Sumber PAD Baru, DPRD Bontang Masih Mengkaji Usulan Pemkot
ADVETORIALBONTANG

Aset Pipa Gas Berpotensi Jadi Sumber PAD Baru, DPRD Bontang Masih Mengkaji Usulan Pemkot

27

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi. (FOTO : AD/narasipedia.net)

BONTANG. Jaringan pipa gas milik Pemerintah Kota Bontang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila pengelolaannya dapat dimaksimalkan melalui PT Bontang Migas Energi (BME).

Namun, DPRD Kota Bontang menegaskan usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum memperoleh persetujuan.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, mengatakan saat ini pihaknya tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai penyertaan modal daerah kepada PT BME. Berbeda dengan penyertaan modal pada umumnya, usulan kali ini berupa aset jaringan pipa gas yang telah dibangun pemerintah daerah menggunakan APBD.

Menurut Winardi, tujuan utama usulan tersebut adalah agar aset yang selama ini dimiliki pemerintah dapat dikelola lebih produktif dan memberikan nilai tambah bagi daerah.

“Kalau aset itu bisa dikelola dengan baik, tentu ada peluang memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah. Intinya bagaimana aset yang sudah ada ini bisa lebih bermanfaat dan menghasilkan,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan, selama ini PT BME hanya menjalankan fungsi operasional jaringan gas yang telah tersedia. Melalui raperda tersebut, pemerintah mengusulkan agar sebagian aset jaringan gas memiliki status sebagai penyertaan modal daerah pada BUMD tersebut.

Meski demikian, DPRD masih akan mencermati berbagai aspek sebelum menentukan sikap. Kajian yang dilakukan mencakup landasan hukum, manfaat ekonomi, hingga dampaknya terhadap pengelolaan aset daerah dalam jangka panjang.

“Kami tidak ingin terburu-buru. Semua harus dikaji secara menyeluruh supaya nanti keputusan yang diambil benar-benar sesuai aturan dan menguntungkan daerah,” katanya.

Winardi juga meluruskan anggapan bahwa pemerintah akan menambah suntikan dana kepada PT BME. Menurutnya, pembahasan saat ini hanya berkaitan dengan pengalihan status pengelolaan aset yang sudah dimiliki pemerintah.

“Banyak yang mengira ada penambahan modal berupa uang, padahal yang dibahas adalah aset yang sudah ada. Jadi tidak ada pengeluaran anggaran baru dalam skema ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, aset yang diusulkan untuk disertakan tidak mencakup seluruh jaringan pipa gas yang ada di Kota Bontang. Hanya beberapa titik tertentu yang berada pada jalur utama distribusi yang masuk dalam usulan tersebut.

“Yang masuk dalam pembahasan hanya titik-titik tertentu yang dianggap strategis. Jadi bukan seluruh jaringan pipa gas yang ada di Bontang,” pungkasnya.

PENULIS: AD

Related Articles

ADVETORIAL

Dorong Budaya Inovasi, Bapperida Bontang Buka Ruang Kreativitas Bagi Warga Kota Taman

Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  ​BONTANG. Badan Perencanaan Pembangunan,...

ADVETORIAL

Bapperida Bontang Tegaskan Inovasi OPD Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat

Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  BONTANG. Evaluasi terhadap inovasi...

ADVETORIALBONTANG

DKP3 Bontang Salurkan 600 Ayam Petelur ke Kelompok Tani, Hasil Telur Disiapkan Bantu Cegah Stunting

DKP3 memberikan bantuan ayam petelur kepada peternak melalui APBD Bontang tahun ini....

ADVETORIALBONTANG

Rapat Ekspose Hasil Survei Kepuasan Pengguna Inovasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun 2026

Suasana Rapat Evaluasi Inovasi Daerah yang digelar Bapperida Bontang. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  BONTANG....