Sumarmi, Pengawas Sekolah Ahli Muda Disdikbud Kota Bontang. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang terus memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini dengan menghadirkan berbagai program pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pendidikan dasar.
Pelatihan yang diberikan tidak hanya menyasar guru, tetapi juga kepala sekolah, operator dapodik, hingga bendahara. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan satuan pendidikan membutuhkan kerja sama seluruh elemen yang terlibat.
Pengawas Sekolah Ahli Muda, Sumarmi, menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi hal yang tidak bisa ditawar dalam dunia pendidikan.
Ia menegaskan bahwa guru PAUD memiliki tanggung jawab yang besar dalam membentuk fondasi awal perkembangan anak.
“Kami memberikan pelatihan bagaimana merancang pembelajaran yang mampu menstimulasi enam aspek perkembangan anak, termasuk pengelolaan kelas yang efektif,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Menurutnya, pelatihan ini menjadi bekal penting bagi guru dalam menjalankan tugasnya secara profesional.
Selain itu, Disdikbud juga bekerja sama dengan berbagai organisasi pendidikan untuk memperluas akses pelatihan.
Sumarmi menilai bahwa peningkatan kompetensi guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran yang diterima anak.
Ia juga menekankan bahwa guru PAUD harus terus berkembang mengikuti tuntutan zaman.
“Walaupun berada di jenjang paling dasar, kompetensi guru PAUD harus tetap setara dengan jenjang pendidikan lainnya,” tutupnya.
PENULIS: Re