Salah satu SDN di Bontang. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Validitas data menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Seleksi SPMB 2026 tingkat sekolah dasar di Bontang. Disdikbud menekankan pentingnya keabsahan dokumen sebagai dasar seleksi.
Salah satu syarat utama adalah kepemilikan Kartu Keluarga Kota Bontang yang telah berlaku minimal satu tahun. Ketentuan ini diberlakukan untuk mencegah manipulasi data domisili demi kepentingan seleksi.
Selain itu, calon murid juga diutamakan yang berdomisili dalam radius 400 meter dari sekolah. Penentuan ini dilakukan menggunakan sistem koordinat untuk memastikan keakuratan.
Jika jumlah pendaftar dalam radius tersebut melebihi kapasitas, maka seleksi dilakukan berdasarkan jarak terdekat. Hal ini menjadi langkah untuk menjaga transparansi proses seleksi.
Di sisi lain, jalur wilayah tetap dibuka untuk mengisi kekurangan kuota apabila jalur domisili belum terpenuhi.
“Keabsahan data adalah kunci utama. Kami tidak ingin ada celah yang dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu,” jelasnya, Jumat (24/4/2026).
Tidak adanya tes calistung juga menjadi bagian dari kebijakan yang lebih humanis dalam pendidikan dasar. Anak-anak diberikan kesempatan belajar tanpa tekanan awal.
Selain itu, lulusan TK tetap diprioritaskan sebagai bentuk kesiapan dasar dalam memasuki jenjang pendidikan formal.
“Kami ingin sistem ini berjalan jujur, transparan, dan benar-benar adil bagi semua,” pungkasnya.
PENULIS: Re