Home KUTIM Apel Ops Keselamatan Mahakam 2026, Fokuskan Kedisiplinan Berlalu Lintas
KUTIM

Apel Ops Keselamatan Mahakam 2026, Fokuskan Kedisiplinan Berlalu Lintas

27

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 Digelar di Mako Polres Kutim. (Foto: Dewi/Bahtiar Pro Kutim)

SANGATTA. Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 di halaman Markas Komando (Mako) Polres Kutim, Senin (2/2/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kutim, Kompol Ahmad Abdullah mewakili Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto dan dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta para stakeholder terkait.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Kutim, menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Apel diawali dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta apel serta panitia yang telah merencanakan dan mempersiapkan kegiatan dengan baik sehingga dapat berjalan lancar dan tertib.

Dalam amanat Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro yang dibacakan Kompol Ahmad Abdullah menegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung agar pelaksanaan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 dapat berjalan optimal dan efektif.

Operasi Keselamatan Mahakam 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan mengusung tema Terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Operasi ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Pola tindakan yang diterapkan meliputi langkah preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, berdasarkan hasil analisis operasi sebelumnya serta fenomena meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H,” sebut dalam amanat tersebut.

Selanjutnya, sasaran prioritas Operasi Keselamatan Mahakam 2026 meliputi kendaraan angkutan umum, khususnya bus pariwisata dan travel, pengemudi angkutan umum, perusahaan otobus dan badan usaha angkutan, hingga pemeriksaan kendaraan atau ramp check menjadi salah satu instrumen utama yang akan dilakukan di lokasi-lokasi strategis, tidak hanya di terminal atau pool bus, tetapi juga di kawasan dengan mobilitas tinggi dan risiko kecelakaan yang besar.

Adapun prioritas pelanggaran yang menjadi fokus penindakan antara lain penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, Tidak menggunakan sabuk pengaman, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, dan melebihi batas kecepatan.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan data perbandingan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kutim. Pelanggaran lalu lintas berupa tilang meningkat dari 921 kasus pada 2024 menjadi 1.882 kasus pada 2025 atau naik 104 persen. Sementara pelanggaran berupa teguran meningkat dari 5.384 kasus pada 2024 menjadi 7.783 kasus pada 2025 atau naik 45 persen.

Di sisi lain, jumlah kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan dari 24 kejadian pada 2024 menjadi 16 kejadian pada 2025 atau turun 33 persen. Namun demikian, jumlah korban meninggal dunia mengalami peningkatan dari 3 orang pada 2024 menjadi 5 orang pada 2025.

Korban luka berat menurun dari 15 orang menjadi 14 orang, sedangkan korban luka ringan turun signifikan dari 21 orang menjadi 11 orang.

Kemudian dalam amanat  tersebut, menekankan bahwa permasalahan lalu lintas tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan memerlukan upaya komprehensif dan sinergi lintas sektor antarinstansi pemerintah dan stakeholder terkait.

Beberapa penekanan dan arahan dalam pelaksanaan tugas Operasi Keselamatan Mahakam 2026 antara lain meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam bertugas, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis, menghindari tindakan arogan dan kontraproduktif yang dapat merusak citra institusi, mengedepankan tindakan preemtif dan preventif melalui edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat, melaksanakan penegakan hukum secara selektif, proporsional, dan berorientasi pada keselamatan.

Melalui Operasi Keselamatan Mahakam 2026 ini, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas yang aman, nyaman, dan selamat di wilayah Kabupaten Kutim menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

PENULIS: kopi15/kopi13

narasipedia logo N jadi

NARASIPEDIA

Kabar Baik Untuk Semua

Trending Now

Hot Topics

Related Articles

KUTIM

Ini Sejumlah Infrastruktur Strategis yang Diresmikan Ardiansyah Saat Kunker ke Karangan

Bupati Ardiansyah saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Karangan. (FOTO: Nasruddin dan...

KUTIM

Bupati Kutim Resmikan Kantor KPJ Karangan, Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meresmikan kantor baru Koperasi Permata Jaya (KPJ). (FOTO:...

KUTIM

Pemkab Kutim Kaji Usulan Pembangunan Kanal di Karangan Seberang

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat kroscek peninjauan lapangan usulan pembangunan kanal Karangan...

KUTIM

Perkuat Syiar Islam, Bupati Ardiansyah Awali Pembangunan Pondok Tahfidz Darussalam

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan saat meletakkan...

Tentang Kami

Tentang | Kontak | Kru narasipedia | Pedoman Media Siber

Sosial Media

© Copyright 2025 - PT. Pedia Media Nusantara - narasipedia.net