Home GAYA HIDUP Gaya Hidup Sehat Kini Tak Hanya Soal Fisik, tapi Juga Mental
GAYA HIDUP

Gaya Hidup Sehat Kini Tak Hanya Soal Fisik, tapi Juga Mental

41

Ilustrasi momen jeda dari gawai di tengah aktivitas harian untuk kesehatan mental yang lebih baik (FOTO: AI generated)

BONTANG. Kesadaran untuk menjaga kesehatan mental semakin menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat modern. Selain menjaga kesehatan fisik, keseimbangan emosi dan ketenangan pikiran kini makin banyak dibicarakan sebagai upaya hidup sehat dan seimbang.

Menurut laporan yang ada di salah satu artikel Antara, gelombang paparan informasi digital yang terus menerus dapat memengaruhi kesehatan psikologis individu. dr. Clarin Hayes, M.Biomed (AAM), dokter perawatan anti-penuaan yang sering berbicara di acara edukasi kesehatan, mengatakan bahwa paparan konten media sosial dan berita negatif dapat meningkatkan kecemasan dan stres jika tidak dikelola dengan bijak.

“Studi juga menunjukkan media sosial meningkatkan angka kecemasan, depresi dan rasa kesepian,” katanya dalam artikel tersebut.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggarisbawahi bahwa kesehatan mental adalah bagian integral dari kesehatan secara menyeluruh. Menurut definisi organisasi kesehatan dunia, kesehatan bukan hanya bebas dari penyakit, tetapi juga kondisi sejahtera secara fisik, mental, dan sosial.

Langkah-langkah sederhana yang kini banyak dibicarakan masyarakat untuk menjaga kesehatan mental meliputi membatasi konsumsi informasi negatif, menetapkan waktu istirahat, serta melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan santai atau olahraga harian. Pendekatan ini tidak hanya membantu menenangkan pikiran, tetapi juga mendukung suasana hati dan ketahanan emosional.

Peningkatan literasi kesehatan mental, yakni pemahaman tentang tanda-tanda stres, kecemasan, dan cara mengelolanya juga menjadi fokus utama berbagai sumber kesehatan. Pemahaman ini dinilai penting untuk mengurangi stigma, serta mendorong individu mencari bantuan profesional ketika diperlukan.

Selain itu, dukungan sosial seperti berbicara dengan keluarga, teman, atau komunitas dipercaya dapat memberikan dukungan emosional yang kuat bagi individu. Hubungan sosial yang positif dianggap dapat membantu mengurangi ketegangan psikologis dan meningkatkan kualitas hidup.

Di era digital, perhatian terhadap kesehatan mental kini tidak hanya menjadi topik kesehatan, tetapi juga bagian dari gaya hidup yang terus berkembang. Masyarakat semakin menyadari bahwa kehidupan yang sehat tidak hanya soal kebugaran fisik, tetapi juga kemampuan menjaga keseimbangan batin.

narasipedia logo N jadi

NARASIPEDIA

Kabar Baik Untuk Semua

Trending Now

Hot Topics

Related Articles

GAYA HIDUP

Nongkrong Produktif, Tren Gaya Hidup Baru di Kalangan Gen Z

Ilustrasi nongkrong sambil bekerja di cafe (FOTO: freerangstock.com) BONTANG. Gaya nongkrong anak...

GAYA HIDUP

Smart Living Jadi Tren Gaya Hidup, Hunian Modern Kian Diminati

Ilustrasi konsep smart living, hunian modern yang dirancang lebih praktis, efisien, dan...

GAYA HIDUP

Meluruskan Mitos “Real Foods”: Tak Melulu Kukus dan Rebus, Goreng pun Bisa Sehat

dr. Dion Haryadi di kontennya terkait real foods (FOTO: SC IG dionharyadi)...

GAYA HIDUP

Jajan Saudi Arabia, Layanan Jastip Amanah Menggunakan Akad Wakalah Bil Ujrah dan Akad Salam dari Madinah untuk Indonesia

Berberapa barang yang telah dipesan oleh para pelanggan Jajan Saudi Arabia (FOTO:...

Tentang Kami

Tentang | Kontak | Kru narasipedia | Pedoman Media Siber

Sosial Media

© Copyright 2025 - PT. Pedia Media Nusantara - narasipedia.net