BONTANG. Industri kecantikan global terus menunjukkan perkembangan pesat seiring perubahan gaya hidup masyarakat. Memasuki periode 2025 hingga 2026, tren kecantikan tidak lagi semata soal mempercantik penampilan, melainkan juga menyentuh aspek kesehatan, teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Salah satu tren yang paling menonjol adalah perawatan kecantikan yang semakin personal. Konsumen kini menyadari bahwa kebutuhan kulit setiap individu berbeda. Hal ini mendorong meningkatnya minat terhadap produk skincare berbasis analisis kondisi kulit, baik melalui konsultasi digital maupun teknologi pemindaian kulit. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena menyesuaikan produk dengan kebutuhan spesifik pengguna.
Selain personalisasi, konsep kecantikan berkelanjutan (sustainable beauty) juga semakin diminati. Merek kecantikan mulai mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya dan beralih ke bahan alami yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya itu, penggunaan kemasan daur ulang serta proses produksi yang etis menjadi nilai tambah yang diperhitungkan konsumen sebelum membeli produk.
Tren berikutnya adalah penggabungan kecantikan dan kesehatan, yang dikenal dengan konsep beauty from within. Produk kecantikan tidak lagi hanya digunakan secara luar, tetapi juga dikombinasikan dengan asupan nutrisi seperti suplemen kolagen, vitamin kulit, hingga minuman kesehatan. Kecantikan kini dipandang sebagai hasil dari gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Perkembangan teknologi juga membawa pengaruh besar melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi ini digunakan untuk merekomendasikan produk, melakukan simulasi riasan secara virtual, hingga memprediksi kondisi kulit di masa mendatang. Inovasi tersebut membantu konsumen lebih percaya diri dalam memilih produk yang sesuai.
Di tengah beragam inovasi tersebut, tren kecantikan minimalis justru semakin berkembang. Banyak konsumen mulai mengurangi jumlah produk yang digunakan dan memilih produk multifungsi. Rutinitas perawatan yang sederhana, praktis, namun tetap efektif dinilai lebih sesuai dengan gaya hidup modern yang serba cepat.
Tren lain yang juga berkembang adalah meningkatnya kesadaran terhadap keamanan produk. Konsumen kini lebih kritis membaca label, kandungan bahan, serta sertifikasi produk sebelum membeli. Produk yang transparan dan memiliki klaim yang jelas cenderung lebih dipercaya.
Dengan berbagai tren tersebut, industri kecantikan diperkirakan akan terus tumbuh sebagai bagian dari gaya hidup modern. Ke depan, kecantikan tidak hanya berbicara tentang penampilan luar, tetapi juga tentang kesadaran diri, kesehatan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.