Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Mangara Herry Andersen. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. SMP Negeri 4 Bontang terus mendorong pembentukan karakter siswa melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan secara rutin di sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Mangara Herry Andersen, mengatakan bahwa pendidikan agama menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk perilaku dan sikap peserta didik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Menurutnya, kecerdasan akademik perlu dibarengi dengan nilai moral dan spiritual agar siswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
“Kami berharap siswa bukan hanya unggul dalam pelajaran, tetapi juga memiliki akhlak dan etika yang baik,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, sekolah rutin menggelar berbagai kegiatan keagamaan sesuai dengan agama masing-masing siswa. Untuk siswa muslim, pembelajaran mengenai makna kurban mulai diberikan menjelang Iduladha.
Sedangkan bagi siswa Kristen dan Katolik, sekolah juga memfasilitasi kegiatan ibadah bersama saat Natal dan Paskah. Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa dengan mengunjungi sejumlah gereja di kawasan Kanaan.
SMPN 4 Bontang juga tetap memberikan perhatian kepada siswa Hindu meskipun belum memiliki guru agama tetap. Untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran, sekolah bekerja sama dengan guru agama Hindu dari luar sekolah.
Menurut Herry, langkah tersebut dilakukan agar seluruh siswa mendapatkan hak pendidikan agama secara merata.
Ia menilai, pembinaan spiritual yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menekan perilaku negatif di kalangan remaja sekaligus membentuk budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.
“Kalau nilai agama tertanam dengan baik, siswa akan lebih mudah memahami pentingnya disiplin, toleransi, dan tanggung jawab,” tuturnya.
PENULIS: Re