Home ADVETORIAL Puji Astuti: Ancaman PHK Tambang Harus Diimbangi Penyediaan Lapangan Kerja Baru
ADVETORIALSAMARINDA

Puji Astuti: Ancaman PHK Tambang Harus Diimbangi Penyediaan Lapangan Kerja Baru

29

Sri Puji Astuti Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net)

SAMARINDA. Potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal membayangi sektor pertambangan batu bara di Kalimantan Timur. Sedikitnya 1.500 pekerja disebut berpotensi terdampak akibat penurunan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sejumlah perusahaan tambang.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan persoalan tersebut menjadi perhatian serius, meski pengawasan utama berada di tingkat pemerintah provinsi.

Menurutnya, mulai tahun 2026 aktivitas pertambangan di wilayah Samarinda sudah tidak lagi diperbolehkan menerima izin baru.
Namun, dampak sektor tambang tetap dirasakan warga Samarinda karena banyak masyarakat bekerja di perusahaan tambang yang berada di daerah lain seperti Kutai Timur maupun Kutai Kartanegara.

“Memang ada beberapa warga yang domisilinya di Samarinda, tapi bekerja di perusahaan batu bara di Kutim, Kukar, dan daerah lainnya. Kalau PHK massal di Kaltim ini sebenarnya kewenangannya lebih banyak di provinsi,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Sri Puji menilai para pekerja tambang selama ini identik dengan pendapatan yang relatif tinggi di atas upah minimum regional (UMR). Karena itu, ia berharap sebagian pekerja memiliki kesiapan finansial untuk menghadapi kemungkinan terburuk, termasuk beralih ke sektor usaha lain.

“Biasanya orang bekerja di tambang gajinya lebih tinggi, di atas UMR. Kalau dia pintar sebenarnya bisa menabung atau beralih ke sektor lain, misalnya berdagang. Banyak contoh ketika tambang tutup, mereka bisa membangun usaha baru,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa persoalan utama bukan hanya soal PHK itu sendiri, melainkan bagaimana pemerintah mampu menghadirkan peluang kerja baru bagi masyarakat, terutama di tengah tingginya angka pengangguran terbuka.

“Yang perlu dipikirkan sebenarnya bukan hanya PHK-nya, tetapi bagaimana menyediakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat dan pengangguran terbuka yang jumlahnya masih banyak,” tegasnya.

Hingga saat ini, Komisi IV DPRD Samarinda mengaku belum menerima laporan resmi mengenai jumlah warga Samarinda yang terdampak potensi PHK di sektor tambang tersebut. Sri Puji menyebut koordinasi dan pengawasan masih berada di bawah pemerintah provinsi.

“Kami juga belum mendapat laporan berapa warga Samarinda yang terdampak. Pengawasannya ada di provinsi, dan sampai sekarang belum ada laporan ke kami,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Samarinda berencana memanggil Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda guna membahas potensi dampak PHK terhadap tenaga kerja lokal. Namun agenda tersebut kemungkinan baru akan dilakukan dalam waktu dekat pada bulan mendatang.

“Rencananya kami akan memanggil Disnaker Kota Samarinda, tapi mungkin bukan dalam waktu dekat, kemungkinan bulan depan,” pungkasnya.

PENULIS: MJH

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Bontang Evaluasi Portal Data, Dorong Sinergi Produsen Data untuk Atasi Data Kosong

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Bontang, Agus Salim Umar (berdiri), pada...

ADVETORIALBONTANG

Pemkot Belum Putuskan Penambahan Gerai Waralaba Modern Meski Permintaan Terus Muncul

Toko waralaba modern nasional yang berada di Jalan Jendral Soedirman. (DN /...

ADVETORIALBONTANG

Saat Bontang Utara Penuh, Kuota Waralaba di Bontang Barat Masih Belum Terisi

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur (Foto : DN / Narasipedia.net) BONTANG. Minat...

ADVETORIALBONTANG

Pemkot Bontang Ajukan Program Penurapan Sungai Bontang dan Guntung ke Pemprov Kaltim

Kepala Bapperida Bontang, Syahruddin. (FOTO: AD/ narasipedia.net) BONTANG. Pemerintah Kota Bontang tetap...

sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 sawit188 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 koi288 koi288 koi288 koi288 koibet4d koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 koi288 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sultan567 testi138 wak5000 sultan567 kode4d wak5000 sultan567 testi138 kode4d sultan567 kilat69 testi138 sultan567 wak5000 kilat69 sultan567 testi138 sawit188 sultan567 sultan567 sultan567 kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 testi138 koi288 sawit188 sawit188 kilat69 sawit188 kode4d kode4d kode4d sultan567 sawit188 kilat69 koibet4d kode4d koibet4d kilat69 koibet4d kode4d sawit188 koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 kode4d testi138 wak5000 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kilat69 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d testi138 kode4d kode4d testi138 testi138 testi138 testi138 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 wak5000 kode4d kode4d wak5000 wak5000 wak5000 kode4d wak5000 kode4d sultan567 testi138 kode4d sultan567 sultan567 kode4d kode4d testi138 kode4d testi138 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d sawit188 sawit188 kode4d kode4d sawit188 kode4d koi288 koi288 kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d
kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d kode4d