Ilustarsi Kesiapsiagaan Bencana. (FOTO: AI Generated)
BONTANG. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Bontang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam sistem kesiapsiagaan bencana industri yang tengah dibahas dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan Bencana di Kawasan Industri.
Anggota Fraksi PKB DPRD Bontang, Yusuf, menilai warga yang tinggal di sekitar kawasan industri harus menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi dan penanganan keadaan darurat. Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar mampu merespons dengan cepat ketika terjadi insiden industri.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Warga harus mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat industri,” ujar Yusuf belum lama ini.
Ia menjelaskan, perusahaan tidak hanya berkewajiban menyediakan sistem keselamatan di lingkungan operasionalnya, tetapi juga harus aktif memberikan pelatihan, sosialisasi, dan edukasi kebencanaan kepada masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
Selain itu, PKB mendorong agar perusahaan memiliki sistem peringatan dini yang mudah dipahami masyarakat, jalur evakuasi yang jelas, serta simulasi tanggap darurat yang melibatkan warga secara berkala.
“Hal ini untuk meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi berbagai potensi risiko yang mungkin timbul dari aktivitas industri,” ucapnya.
Menurut Yusuf, sebagai kota industri, Bontang memiliki tingkat kerawanan tertentu terhadap potensi bencana industri. Karena itu, regulasi yang sedang disusun harus mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif.
Politisi PKB ini berharap melalui Raperda Penanggulangan Bencana di Kawasan Industri, masyarakat tidak hanya menjadi objek perlindungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanganan bencana.
“Kalau keterlibatan aktif warga, risiko korban dan dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan apabila terjadi keadaan darurat di kawasan industri,” tukasnya.
PENULIS : AD