Home ADVETORIAL Pariwisata Samarinda Dinilai Belum Jadi Prioritas, Iswandi Soroti Struktur OPD dan Minimnya Anggaran
ADVETORIALSAMARINDA

Pariwisata Samarinda Dinilai Belum Jadi Prioritas, Iswandi Soroti Struktur OPD dan Minimnya Anggaran

29

Iswandi Ketua Komisi II DPRD Samarinda saat diwawancarai awak media. (Foto: MJH/narasipedia.net)

SAMARINDA. Pengembangan sektor pariwisata di Kota Samarinda dinilai belum berjalan maksimal. Salah satu penyebabnya disebut berasal dari struktur kelembagaan yang hingga kini masih menggabungkan urusan pariwisata dengan pemuda dan olahraga dalam satu organisasi perangkat daerah.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menilai posisi pariwisata yang hanya menjadi bagian di bawah Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) membuat sektor tersebut sulit berkembang secara optimal.
Menurutnya, perhatian terhadap pariwisata menjadi tidak fokus karena harus berbagi prioritas dengan bidang lain yang juga memiliki cakupan kerja besar.

“Pariwisata ini masih digabung dengan pemuda dan olahraga. Secara kelembagaan tentu ini menjadi kendala tersendiri,” ujar Iswandi, Selasa (19/5/2026).

Ia mengatakan DPRD Samarinda selama ini telah beberapa kali meminta pemerintah kota untuk mengevaluasi struktur organisasi tersebut. Bahkan, Komisi II disebut rutin memanggil Disporapar guna membahas kemungkinan pemisahan kelembagaan agar sektor pariwisata dapat dikelola lebih serius.

“Kami selalu mendorong agar pariwisata berdiri sendiri. Karena tidak logis kalau sektor sebesar itu hanya menjadi satu bidang di dalam dinas gabungan,” tegasnya.

Selain persoalan struktur organisasi, Iswandi juga menyoroti minimnya alokasi anggaran untuk pengembangan sektor pariwisata. Dengan besaran anggaran yang disebut hanya sekitar Rp3 miliar, ia menilai sulit bagi Samarinda untuk membangun destinasi maupun program wisata yang kompetitif.

“Kalau anggarannya hanya sekitar Rp3 miliar, tentu sangat terbatas untuk bicara pengembangan pariwisata secara serius,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu mempertanyakan bagaimana sektor pariwisata bisa bergerak lebih maju apabila dukungan kelembagaan dan pembiayaannya masih minim. Padahal, menurutnya, Samarinda memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi daerah.

Karena itu, Iswandi berharap Pemerintah Kota Samarinda segera mengambil langkah konkret dengan memisahkan urusan pariwisata dari Disporapar agar pengelolaannya lebih fokus dan memiliki arah pembangunan yang jelas.

“Mudah-mudahan ke depan bisa segera dipisah supaya pengelolaan pariwisata lebih optimal,” pungkasnya.

PENULIS: MJH

Related Articles

ADVETORIAL

Dorong Budaya Inovasi, Bapperida Bontang Buka Ruang Kreativitas Bagi Warga Kota Taman

Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  ​BONTANG. Badan Perencanaan Pembangunan,...

ADVETORIAL

Bapperida Bontang Tegaskan Inovasi OPD Harus Berdampak Langsung ke Masyarakat

Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  BONTANG. Evaluasi terhadap inovasi...

ADVETORIALBONTANG

DKP3 Bontang Salurkan 600 Ayam Petelur ke Kelompok Tani, Hasil Telur Disiapkan Bantu Cegah Stunting

DKP3 memberikan bantuan ayam petelur kepada peternak melalui APBD Bontang tahun ini....

ADVETORIALBONTANG

Rapat Ekspose Hasil Survei Kepuasan Pengguna Inovasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun 2026

Suasana Rapat Evaluasi Inovasi Daerah yang digelar Bapperida Bontang. (FOTO: RDY/narasipedia.net)  BONTANG....