Kartu Menuju Sehat. (FOTO: Ist.)
BONTANG. Aspek kesehatan menjadi perhatian dalam penerimaan SD di Bontang. Salah satu syaratnya adalah kepemilikan Kartu Menuju Sehat (KMS). Ketentuan ini berlaku pada jalur afirmasi.
Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar, menjelaskan bahwa KMS digunakan untuk memantau kondisi anak. Hal ini penting dalam mendukung proses belajar. Kesehatan menjadi faktor pendukung utama.
Selain KMS, dokumen lain tetap harus dilengkapi. Verifikasi dilakukan secara menyeluruh. Data harus sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Kesehatan anak menjadi bagian penting dalam kesiapan belajar,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Kata dia, hal tersebut tidak boleh diabaikan. Pihaknya ingin memastikan siswa dalam kondisi optimal. Baik secara fisik maupun mental. Hal ini mendukung kualitas pendidikan.
Program ini juga berkaitan dengan upaya peningkatan gizi anak. Pemerintah ingin memastikan tumbuh kembang berjalan baik. Pendidikan dan kesehatan saling berkaitan.
Orang tua diminta memperhatikan kondisi anak sejak dini. Pemeriksaan kesehatan menjadi penting. Hal ini mendukung kesiapan sekolah.
Dengan kebijakan ini, diharapkan proses belajar lebih efektif. Anak lebih siap mengikuti pelajaran. Lingkungan belajar menjadi lebih sehat.
“Pendidikan yang baik harus didukung kesehatan yang baik,” tutupnya. PENULIS: Re