BONTANG. Tahapan menuju Musyawarah Cabang (Muscab) IX Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bontang mulai memasuki fase penting. Hingga penutupan pengambilan formulir bakal calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bontang periode 2026–2029 pada 24 Juni 2026 pukul 23.59 Wita, tercatat enam kader resmi mengambil formulir pendaftaran.
Enam kader tersebut yakni Ahmad Nugraha, Sartiana Taddu, Yusril Isa Mahendra, Adipt Maraja, Imam Ahmad Riskan, dan Tri Ismawaty. Banyaknya kader yang mengambil formulir menjadi gambaran tingginya antusiasme sekaligus dinamika organisasi dalam menyongsong pemilihan nahkoda baru HIPMI Bontang untuk tiga tahun ke depan.
Ketua Steering Committee Muscab IX HIPMI Bontang, Sudirman Saddu, mengatakan tingginya minat kader merupakan sinyal positif bagi proses regenerasi kepemimpinan di tubuh HIPMI. Menurutnya, Muscab bukan sekadar agenda pergantian pengurus, tetapi juga momentum untuk menjaring figur terbaik yang mampu membawa organisasi semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia usaha di Kota Bontang.
“Antusiasme para bakal calon tentu menjadi hal yang positif. Kami berharap seluruh kandidat dapat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, mengembalikan formulir tepat waktu, dan lolos dalam tahapan verifikasi,” ujarnya.
Sudirman menegaskan seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara demokratis, profesional, serta berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) maupun peraturan organisasi HIPMI. Ia menambahkan, setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon ketua umum selama memenuhi seluruh persyaratan.
“Siapa saja bisa menjadi Ketua HIPMI, tetapi harus mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan. Melalui proses ini, kita berharap lahir pemimpin yang visioner dan mampu membesarkan organisasi ke depan,” katanya.
Selanjutnya, para bakal calon akan memasuki tahapan pengembalian formulir dan verifikasi administrasi sebelum ditetapkan sebagai calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bontang yang akan bertarung dalam Muscab IX.