Salah satu aset videotron milik DPMPTSP Bontang yang berada di halaman Kantor DPMPTSP Bontang di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru. (FOTO: DN/narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang mendorong penggunaan videotron sebagai media promosi yang dinilai lebih tertata dibanding reklame konvensional.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan penggunaan videotron sejalan dengan upaya pemerintah menjaga estetika kota dari maraknya pemasangan spanduk dan baliho di pinggir jalan maupun pagar.
Menurutnya, media promosi digital dapat menjadi solusi agar wajah kota terlihat lebih rapi dan modern.
“Hal ini juga mendukung instruksi Presiden Prabowo untuk mengurangi pemasangan iklan melalui spanduk yang dipasang di pagar ataupun di pinggir kota karena mengurangi estetika,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sebelum adanya instruksi tersebut, Pemerintah Kota Bontang sebenarnya telah lebih dulu menyiapkan videotron di beberapa titik strategis melalui DPMPTSP.
“Bahkan sebelum instruksi ini sudah kami adakan videotron, pemkot Bontang melalui Kominfo juga telah melakukan pemasangan,” katanya.
Selain dimanfaatkan untuk publikasi pemerintah, videotron juga dibuka bagi pelaku usaha maupun perusahaan yang ingin menampilkan promosi atau informasi kepada masyarakat.
Aspiannur menilai penggunaan videotron lebih efisien karena materi tayangan dapat diperbarui secara digital tanpa harus memasang reklame baru.
Saat ini, videotron milik pemerintah yang berada di bawah naungan DPMPTSP tersebar di empat titik, yakni di Tugu Selamat Datang, simpang empat Loktuan, kawasan Bontang Kuala, dan halaman Kantor DPMPTSP Bontang.
“Diharapkan menjadi alternatif promosi yang lebih modern serta mendukung penataan kota,” pungkasnya.
Penulis : DN