Home ADVETORIAL DPMPTSP dan Paguyuban Semeton Bontang Berhasil Membawa Cerita Rakyat Bali “Cupak dan Gerantang” di Bontang City Carnaval 2025
ADVETORIALBONTANG

DPMPTSP dan Paguyuban Semeton Bontang Berhasil Membawa Cerita Rakyat Bali “Cupak dan Gerantang” di Bontang City Carnaval 2025

661

Penampilan DPMPTS dan Paguyuban Semeton Bali di depan Pagung Kehormatan Jalan Ahmad Yani. (FOTO: Wi/narasipedia.net)

BONTANG. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang dalam kegiatan Bontang City Carnaval (BCC) dan Pawai Budaya Tahun 2025, menampilkan cerita rakyat asal Bali, Sabtu (26/10/2025) lalu.

Mereka tampil di hadapan panggung kehormatan di Jalan Jenderal Ahmad Yani dengan berkolaborasi bersama Paguyuban Semeton Bali, menampilkan kisah legendaris Cupak dan Gerantang.

Terdapat empat penari yang mengenakan kostum berlapis emas, diiringi penari dan pemain musik khas Bali yang mengenakan busana putih di belakangnya.

Dikisahkan di daerah Bali Timur, di sebuah desa hiduplah dua bersaudara bernama Cupak dan Gerantang. Meskipun kakak beradik, sifat mereka sangat berbeda. Cupak pemalas, licik, dan serakah, sedangkan Gerantang rajin, jujur, dan suka menolong.

Suatu hari, putri raja diculik oleh raksasa dan disembunyikan di sebuah goa di hutan. Raja membuat sayembara: siapa pun yang bisa menyelamatkan sang putri akan diberi hadiah besar. Cupak dan Gerantang pun berangkat bersama. Cupak berniat mencari hadiah, sedangkan Gerantang ingin menolong dengan tulus.

Setelah menemukan goa tempat raksasa bersembunyi, Cupak menyuruh Gerantang melawan raksasa terlebih dahulu. Dengan keberaniannya, Gerantang berhasil membunuh raksasa dan menyelamatkan sang putri. Namun, Cupak berkhianat.

Ia menarik sang putri keluar, menutup pintu goa, dan mengaku pada raja bahwa dialah pahlawannya.

Gerantang akhirnya berhasil keluar dari goa dan mengungkap kebenaran. Sang putri membenarkan cerita Gerantang di hadapan raja. Raja pun memberikan hadiah kepada Gerantang atas keberanian dan kejujurannya, sedangkan Cupak dihukum karena keserakahannya.

Pesan moral yang dapat diambil adalah bahwa kejujuran dan kebenaran akan selalu menang. Keuletan, keberanian, dan keteguhan hati adalah kunci untuk mengatasi rintangan, sedangkan sifat serakah dan iri hati hanya akan mendatangkan petaka.

Penampilan mereka berhasil memukau dan mendapat riuh tepuk tangan penonton BCC, para juri, serta Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di depan panggung kehormatan.

Sebelumnya diberitakan, DPMPTSP Kota Bontang dipastikan siap tampil memukau dalam ajang BCC dan Pawai Budaya 2025.

Partisipasi ini menjadi bentuk nyata dukungan DPMPTSP terhadap program pelestarian dan pengembangan budaya daerah di Kota Taman.

Mengusung tema besar “Kemilau Kreativitas Bontang-Ku, Warna-Warni Budaya Nusantara Baru”, DPMPTSP Bontang berkolaborasi dengan Paguyuban Semeton Bali Kota Bontang untuk menampilkan kekayaan budaya khas Pulau Dewata melalui dramatari klasik legendaris Cupak dan Gerantang.

Kepala DPMPTSP Bontang melalui Sekretaris DPMPTSP Bontang, Vinson, menyampaikan bahwa seluruh tim telah melakukan gladi pemantapan dan siap menampilkan pertunjukan terbaik.

“Kami optimis dapat memberikan penampilan yang berkesan malam ini. Melalui ajang ini, kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan publik juga bisa menyatu dengan seni dan budaya,” ujarnya penuh semangat.

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

Berkas Andalalin Masih Banyak Dikembalikan, DPMPTSP Bontang Ungkap Penyebabnya

Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Bontang, Idrus. (FOTO : DN...

BONTANG

Pelaksana Proyek Luruskan Isu Gedung RKM Bontang Dijadikan Gudang Material

BONTANG. Pihak pelaksana proyek penataan kawasan HOP I memberikan klarifikasi resmi terkait...

ADVETORIALBONTANG

Tak Semua Usaha Wajib Andalalin, DPMPTSP Bontang Jelaskan Kriterianya

Salah satu usaha yang tidak memerlukan izin Andalalin karena tidak berpotensi menimbulkan...

ADVETORIALBONTANG

Diskominfo Bontang Bedah Tiga Layanan Unggulan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik di FKP

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Bontang, Siti Zulaiha,...