Petugas DKP3 Bontang pada saat melakukan rapid test. (FOTO: SP/narasipedia.net)
BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang memperketat pengawasan keamanan pangan segar yang beredar di masyarakat. Produk pertanian bahkan diperiksa langsung menggunakan alat uji cepat atau rapid test kit untuk memastikan keamanan dan mutunya.
Kepala DKP3 Bontang Ahmad Aznem mengatakan, monitoring pengawasan mutu dan keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dilakukan melalui Bidang Ketahanan Pangan, Senin (3/8/2026).
Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan produk pertanian yang sampai ke tangan konsumen memenuhi standar keamanan pangan. Tidak hanya melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi mengenai penanganan hasil pertanian setelah panen.
“Dalam kegiatan ini dilakukan sosialisasi dan edukasi Good Handling Practices, khususnya mengenai penanganan pascapanen hasil pertanian yang baik,” kata Ahmad Aznem.
Menurutnya, penanganan pascapanen menjadi salah satu tahapan penting dalam menjaga kualitas produk pertanian. Penanganan yang tidak tepat berpotensi memengaruhi mutu komoditas sebelum dipasarkan maupun dikonsumsi masyarakat.
Selain memberikan edukasi, petugas DKP3 Bontang mengambil sejumlah sampel produk pertanian untuk diperiksa. Sampel tersebut kemudian menjalani pengujian keamanan dan mutu pangan segar secara langsung di lokasi.
Pengujian dilakukan menggunakan rapid test kit. Metode tersebut memungkinkan petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap sampel pangan segar dengan cepat di lapangan.
Ahmad Aznem menegaskan, pengawasan keamanan pangan tidak hanya menyasar produk akhir. Pemahaman mengenai cara penanganan komoditas pertanian yang baik juga perlu terus diperkuat agar mutu produk tetap terjaga sejak pascapanen hingga sampai kepada konsumen.
“Pengambilan sampel dan pengujian dilakukan sebagai bagian dari pengawasan keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan,” ujarnya.
DKP3 Bontang akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pangan segar asal tumbuhan. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya keamanan pangan.
Melalui pengawasan lapangan, edukasi Good Handling Practices, pengambilan sampel, hingga pengujian menggunakan rapid test kit, DKP3 berharap pangan segar yang beredar dan dikonsumsi masyarakat Bontang tetap terjaga mutu dan keamanannya.
PENULIS: SP