Home ADVETORIAL Gangguan Listrik Berulang, Helmi Minta PLN Evaluasi Sistem
ADVETORIALKALTIMSAMARINDA

Gangguan Listrik Berulang, Helmi Minta PLN Evaluasi Sistem

44

Helmi Abdullah ketua DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net)

SAMARINDA. Gangguan listrik yang beberapa kali melanda Kota Samarinda dinilai menunjukkan masih perlunya pembenahan sistem kelistrikan. DPRD Kota Samarinda meminta PT PLN memperkuat keandalan jaringan dan mempercepat pengembangan infrastruktur agar pemadaman tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan pasokan listrik kini menjadi kebutuhan vital yang menopang hampir seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari pelayanan publik, dunia pendidikan, sektor usaha, hingga kebutuhan rumah tangga. Karena itu, keandalan sistem distribusi harus menjadi prioritas.

“Yang diharapkan masyarakat bukan hanya listrik kembali normal, tetapi adanya jaminan bahwa kualitas jaringan terus ditingkatkan sehingga kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Menurut Helmi, berdasarkan penjelasan yang diterima DPRD, gangguan listrik beberapa waktu lalu dipicu persoalan teknis dan saat ini proses pemulihan terus dilakukan. Namun, ia menilai langkah tersebut harus diikuti evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi agar tidak hanya menyelesaikan persoalan sesaat.

Ia menilai pemadaman listrik dalam durasi yang cukup lama telah menimbulkan dampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Selain mengganggu pelayanan publik, kondisi tersebut juga memengaruhi operasional pelaku usaha, khususnya UMKM yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan kegiatan usahanya.

“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat. Aktivitas usaha terganggu, pelayanan ikut terdampak, bahkan kegiatan sehari-hari masyarakat juga tidak berjalan normal. Ini harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Helmi juga mendorong PLN menyesuaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan dengan pertumbuhan Kota Samarinda yang terus berkembang. Menurutnya, peningkatan kapasitas jaringan dan pemerataan layanan menjadi kebutuhan penting untuk mendukung kawasan permukiman baru, investasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sisi lain, DPRD berharap program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijalankan PLN dapat diperluas dan lebih banyak menyasar kebutuhan masyarakat. Program tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah di luar layanan kelistrikan.

“Kami berharap pembenahan tidak berhenti pada penanganan gangguan, tetapi diikuti penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan, dan langkah antisipasi agar masyarakat memperoleh pasokan listrik yang lebih andal ke depan,” tegas Helmi.

PENULIS: MJH

Related Articles

KALTIMNUSANTARA

Fokus Peran Strategis Profesi: Dokter Hewan se-Indonesia Berkumpul di IKN, Bahas Isu Zoonosis hingga Ketahanan Pangan

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono secara resmi membuka penyelenggaraan Kongres XX Perhimpunan...

KALTIMNUSANTARA

Fokus Dampak Ekonomi & UMKM: Pembangunan IKN Gandeng Swasta dan UMKM Daerah, Buka Peluang Kerja Baru

NUSANTARA. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) proyek...

BONTANGENTERTAINMENTGAYA HIDUPKALTIMRAGAMSPORT

Wadahi Kreativitas Bangun Tamiya Tanpa Batas, Cakoy Arena Gelar Fun Race Bebas Regulasi

BONTANG. Setelah sebelumnya sukses menyedot antusiasme lewat kelas STB (Standard Box), Cakoy...

ADVETORIALBONTANGCORPORATE

Pupuk Kaltim Cup 2026 Jadi Berkah UMKM, Transaksi Tembus Rp772,9 Juta

BONTANG. Kehadiran UMKM Corner dalam gelaran Pupuk Kaltim Cup 2026 menjadi salah...