SAMARINDA. Sebanyak 1.667 mahasiswa Universitas Mulawarman (UNMUL) resmi menyandang status sebagai lulusan dalam Wisuda Gelombang II Tahun 2026. Para wisudawan berasal dari jenjang diploma, sarjana, hingga pascasarjana.
Prosesi wisuda tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi para lulusan untuk bergabung dalam jejaring Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Mulawarman (IKA UNMUL).
Dalam agenda tersebut, Rektor UNMUL Prof Dr Abdunnur secara simbolis menyerahkan para alumni baru kepada Ketua IKA UNMUL Ir Agus Suwandy. Penyerahan itu menjadi bagian dari tradisi universitas dalam mengantarkan lulusan dari lingkungan akademik menuju dunia profesional dan pengabdian di masyarakat.
Agus Suwandy mengatakan, para lulusan baru kini dihadapkan pada tantangan yang jauh lebih dinamis. Karena itu, ia meminta alumni UNMUL tidak hanya mengandalkan kesempatan yang datang, tetapi juga mampu mengambil inisiatif dan menciptakan ruang untuk berkembang.
“Sekarang waktunya kita bersatu dalam berkarya dan menjunjung tinggi almamater UNMUL. Jemput peluang-peluang yang ada, dan jangan menunggu. Karena peluang itu tidak akan datang begitu saja,” kata Agus.
Menurutnya, identitas sebagai alumni UNMUL harus menjadi kebanggaan yang dibuktikan melalui karya dan sikap profesional. Ia juga mengingatkan bahwa integritas menjadi modal penting bagi lulusan ketika memasuki dunia kerja maupun sektor pengabdian lainnya.
“Bagi yang sudah berkarya jaga dan tingkatkan integritas di bidang masing-masing. Jangan malu mengakui bahwa kita lulusan UNMUL,” ujarnya.
Agus Suwandy merupakan Ketua IKA UNMUL yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional IKA UNMUL Tahun 2026. Ia melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi alumni yang sebelumnya dipimpin Isran Noor.
Selain prosesi penyerahan alumni, wisuda kali ini juga menorehkan capaian akademik dari salah satu lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNMUL, Beda Anggriani S.
Beda dinobatkan sebagai lulusan terbaik jenjang Strata 1 dengan predikat Cumlaude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99. Ia menyebut konsistensi belajar dan kemampuan mengatur waktu menjadi kunci dalam menyelesaikan studi, terutama karena dirinya juga aktif dalam kegiatan organisasi.
“Sebagai mahasiswa kita harus bisa membagi waktu. Saya juga ikut organisasi, jadi harus mengatur waktu sebaik mungkin dan tentunya harus terus belajar,” kata Beda.
Ia berpesan kepada mahasiswa yang masih menjalani perkuliahan untuk tetap berusaha dan tidak mudah kehilangan keyakinan saat menghadapi tantangan akademik.
“Selalu semangat dan jangan pantang menyerah. Jangan sampai berkecil hati. Kesempatan akan selalu ada untuk kalian,” tuturnya.
Melalui Wisuda Gelombang II Tahun 2026, UNMUL kembali melepas lulusan yang diharapkan mampu berkontribusi di berbagai bidang. Dengan bekal ilmu, jaringan alumni, serta nilai integritas, para wisudawan didorong menjadi bagian dari pembangunan Kalimantan Timur dan Indonesia.
PENULIS: Axel