Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Rumah adat Kutai di Kelurahan Guntung menjadi salah satu fasilitas budaya yang cukup aktif digunakan masyarakat Kota Bontang. Berbagai komunitas hingga organisasi profesi disebut rutin memanfaatkan lokasi tersebut untuk kegiatan bersama.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa, mengatakan penggunaan rumah adat selama ini tidak terbatas hanya untuk kegiatan adat. Banyak agenda masyarakat yang digelar di lokasi tersebut karena suasananya dinilai nyaman dan representatif.
“Yang memakai cukup beragam, ada organisasi profesi, pihak kelurahan, sampai komunitas masyarakat,” katanya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah memang membuka akses penggunaan rumah adat bagi masyarakat luas sebagai upaya menghidupkan fungsi bangunan budaya di tengah masyarakat.
Selain dipakai untuk rapat dan kegiatan komunitas, lokasi tersebut juga kerap digunakan untuk senam bersama serta kegiatan sosial lainnya.
Arfa menambahkan, pihaknya tidak memungut biaya kepada masyarakat yang meminjam tempat tersebut. Namun pengguna diminta ikut menjaga fasilitas, terutama ornamen budaya yang memiliki nilai sejarah.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan rumah adat menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga eksistensi budaya lokal di Kota Bontang.
“Kita berharap masyarakat menganggap rumah adat milik mereka juga, jadi sama-sama dijaga,” tutupnya.
PENULIS: Re