Hairul Saleh, Plt Kepala SPNF SKB Bontang. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. SPNF SKB Bontang menekankan pentingnya kemandirian dalam proses belajar melalui program kelas mandiri pendidikan kesetaraan.
Konsep ini dirancang agar warga belajar tidak bergantung sepenuhnya pada pengajar dalam memahami materi.
Dengan sistem belajar mandiri, peserta dituntut untuk aktif mencari, memahami, dan menyelesaikan tugas secara mandiri.
Namun demikian, pertemuan tatap muka tetap disediakan sebagai ruang diskusi dan klarifikasi materi yang belum dipahami.
Hairul Saleh, Plt Kepala SPNF SKB Bontang menyebut pertemuan langsung menjadi momen penting untuk memperdalam pemahaman peserta.
“Kalau ada yang tidak paham saat belajar mandiri, bisa dikonfirmasi saat tatap muka,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk karakter belajar yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.
Selain itu, peserta juga dilatih untuk mengatur waktu dan disiplin dalam menjalani proses pembelajaran.
Kemandirian yang dibangun melalui program ini tidak hanya berdampak pada proses belajar, tetapi juga membentuk pola pikir peserta agar lebih siap menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mereka tidak hanya dapat ijazah, tapi juga punya kemampuan belajar mandiri,” tutupnga.
PENULIS: Re