Home BONTANG ​6 Tahun Media Kaltim: Menguatkan Sinergi, Membangun Kolaborasi Bersama Stakeholder
BONTANG

​6 Tahun Media Kaltim: Menguatkan Sinergi, Membangun Kolaborasi Bersama Stakeholder

3

CEO Media Kaltim Network, Agus Susanto (FOTO: Abdi/Media Kaltim)

BONTANG. Media Kaltim Network (MKN) merayakan hari jadinya yang ke-6 melalui gelaran Media Kaltim News Network Appreciation Night 2026 di Ballroom Harris Hotel Samarinda, Selasa (14/7/2026) malam. Perayaan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi dengan berbagai mitra sekaligus meluncurkan buku perdana karya CEO Media Kaltim Network, Agus Susanto, berjudul PSU, Banjir, IKN, & Jejak Backpacker.

Acara dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, BUMN, BUMD, sektor swasta, perguruan tinggi, hingga insan pers. Dalam sambutannya, Agus Susanto mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan MKN yang kini telah berkembang pesat sejak berdiri pada 14 Juli 2020.

“Alhamdulillah, enam tahun yang lalu Media Kaltim lahir dengan SDM yang sangat terbatas. Hari ini kami tumbuh menjadi lebih dari 50 karyawan dan memiliki jaringan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Agus mengatakan, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini menjadi mitra Media Kaltim Network. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas informasi sekaligus mendukung pembangunan di Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan itu, MKN juga menghadirkan perwakilan Dewan Pers untuk memberikan edukasi mengenai praktik jurnalistik yang profesional. Langkah tersebut dilakukan guna memperkuat pemahaman mengenai hubungan yang sehat antara media, pemerintah, dan masyarakat.

Agus menilai kolaborasi antara media dan pemerintah perlu terus dijaga. Menurutnya, pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat, sementara media membutuhkan dukungan agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

“Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat, dan media membutuhkan dukungan agar fungsi jurnalistiknya tetap berjalan. Kolaborasi adalah jalan terbaik untuk maju bersama,” jelasnya.

Puncak acara ditandai dengan peluncuran buku PSU, Banjir, IKN, & Jejak Backpacker. Buku tersebut berisi kumpulan catatan jurnalistik Agus Susanto yang mengulas berbagai peristiwa penting di Kalimantan Timur, mulai dari dinamika Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Mahakam Ulu, bencana banjir, perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga kisah perjalanan pribadinya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi, buku tersebut diterbitkan dalam versi cetak terbatas bagi mitra kerja serta disediakan dalam format digital yang dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat.

“Berita mungkin hanya dibaca hari ini. Namun, ketika berbagai catatan itu dihimpun menjadi sebuah buku, ia akan menjadi dokumentasi, referensi, sekaligus jejak sejarah yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

Bapperida Bontang Usul Mitigasi Bencana Terintegrasi Jadi Kewajiban Kawasan Industri

Kepala Bidang Pembangunan Perekonomian, Infrastruktur, dan Kewilayahan Bapperida Kota Bontang, Noni Agetha...

ADVETORIALBONTANG

Bapperida Bontang Ingatkan Penyesuaian Anggaran Usai Syarat Insentif Guru Diperingan

Kepala Bidang Pembangunan Manusia, Pemerintahan, Aparatur, dan Kesejahteraan Rakyat Bapperida Bontang, Hasman...

BONTANG

Basri Rase Kembali Absen Mediasi Gugatan Perdata, Kuasa Hukum Ali Ridha Siapkan Gugatan Balik

BONTANG. Proses mediasi gugatan perdata yang diajukan mantan Wali Kota Bontang, Basri Rase,...

BONTANG

Sinergi dan Profesionalisme, PWI Bontang Matangkan Program Kerja di Vila Kooala Sea House

BONTANG. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang menggelar Rapat Kerja (Raker)...