Aisyah Aini Azzahra siswi SMPN 4 Bontang. (FOTO: Ist.)
BONTANG. SMPN 4 Bontang Barat kembali menorehkan prestasi di bidang olahraga melalui salah satu siswinya, Aisyah Aini Azzahra, yang berhasil melaju ke tingkat provinsi pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga panjat tebing tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah. Pasalnya, Aisyah tergolong atlet baru di cabang olahraga tersebut. Ia diketahui baru menjalani latihan panjat tebing sekitar dua minggu sebelum perlombaan dilaksanakan, namun mampu menunjukkan performa yang cukup baik hingga lolos ke tahap berikutnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Bontang Barat, Mangara Herry Andersen, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa memiliki potensi besar apabila diberikan ruang untuk berkembang.
Menurutnya, sekolah selalu berupaya mendukung siswa agar aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler maupun kompetisi olahraga. Dukungan itu diberikan sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter, kedisiplinan, dan pengembangan bakat siswa di luar kegiatan akademik.
“Sekolah tentu bangga karena anak-anak ternyata punya kemampuan yang bisa dikembangkan lebih jauh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini SMPN 4 Bontang Barat terus membuka kesempatan bagi siswa untuk mencoba berbagai cabang olahraga, termasuk panjat tebing. Kesempatan latihan bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bontang juga dimanfaatkan sekolah untuk menjaring sekaligus membina siswa yang memiliki minat di bidang tersebut.
Mangara menilai, keberhasilan Aisyah tidak lepas dari semangat dan keseriusannya selama mengikuti latihan. Meski baru mengenal olahraga panjat tebing, Aisyah disebut mampu menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dibanding peserta lainnya.
“Dia rajin ikut latihan dan punya kemauan belajar yang bagus. Itu yang membuat perkembangannya cepat,” katanya.
Selain kemampuan fisik, pihak sekolah juga melihat Aisyah memiliki mental bertanding yang cukup baik. Hal itu dinilai penting karena panjat tebing bukan hanya membutuhkan kekuatan tubuh, tetapi juga fokus, keberanian, dan kemampuan mengatur strategi saat memanjat.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain agar lebih percaya diri mengembangkan bakat masing-masing. Mangara menegaskan, sekolah akan terus mendukung siswa yang ingin berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, prestasi tidak selalu harus dimulai dari pengalaman panjang. Dengan kemauan belajar dan latihan yang konsisten, siswa tetap memiliki peluang untuk meraih hasil terbaik meskipun baru memulai.
Pihak sekolah juga berharap Aisyah dapat terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat provinsi mendatang. Dukungan dari sekolah maupun pembina olahraga akan terus diberikan agar siswa mampu tampil maksimal dan membawa nama baik sekolah serta Kota Bontang.
PENULIS: Re