Home ADVETORIAL Ruang Publik Samarinda Makin Ramai, Abdul Rohim Ingatkan Soal Ketertiban
ADVETORIALKALTIMSAMARINDA

Ruang Publik Samarinda Makin Ramai, Abdul Rohim Ingatkan Soal Ketertiban

30

Abdul Rohim Anggota Komisi III DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net)

SAMARINDA. Pengelolaan ruang publik di Kota Samarinda dinilai perlu mendapat perhatian lebih seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan terbuka. DPRD Samarinda meminta pemerintah memastikan fasilitas publik dapat digunakan secara aman, nyaman, dan tertib.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan keberadaan ruang publik seperti Taman Samarinda harus diikuti dengan tata kelola yang baik. Menurutnya, pembangunan fasilitas saja tidak cukup apabila aktivitas di dalam kawasan tersebut tidak diatur secara optimal.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah penataan kendaraan. Parkir yang tidak teratur dinilai dapat mengganggu mobilitas pengunjung sekaligus berdampak terhadap pengguna jalan di sekitar kawasan.
“Ruang publik itu harus memberikan rasa nyaman sekaligus tertata. Kalau parkirnya tidak beraturan, tentu aktivitas masyarakat juga ikut terganggu,” ujar Rohim, Sabtu(5/8/2026).

Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menjalankan pengawasan secara konsisten. Penertiban, menurutnya, tidak cukup dilakukan ketika muncul keluhan, tetapi harus menjadi bagian dari pengelolaan rutin ruang publik.

Selain parkir, penerangan di sejumlah kawasan juga perlu menjadi perhatian pemerintah. Lampu yang tidak berfungsi pada ruang publik maupun ruas jalan dapat membuat masyarakat merasa kurang aman ketika beraktivitas pada malam hari.

Rohim meminta OPD teknis segera mendata titik-titik lampu yang mengalami kerusakan dan memastikan proses perbaikannya dilakukan. Menurutnya, penerangan merupakan bagian penting dari fasilitas dasar ruang publik.

“Kalau memang ada lampu yang mati, jangan dibiarkan terlalu lama. Segera dicek apa penyebabnya dan ditangani, karena penerangan berkaitan langsung dengan keamanan warga,” tegasnya.

Ia juga meminta persoalan anggaran tidak menjadi alasan perbaikan fasilitas publik tertunda. Apabila kebutuhan tersebut belum dapat dipenuhi melalui anggaran berjalan, DPRD membuka peluang agar pemerintah memasukkannya dalam pembahasan APBD Perubahan.

Menurut Rohim, ruang publik yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, pembenahan fasilitas, penataan parkir, dan pengawasan aturan perlu dilakukan secara bersamaan agar kawasan publik Samarinda tetap nyaman sekaligus tertib.

“Harapannya ruang publik kita bukan hanya ramai dikunjungi, tetapi juga benar-benar aman dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.

PENULIS: MJH

Related Articles

ADVETORIALBONTANGCORPORATESPORT

Semarak HUT ke-49 Pupuk Kaltim, 15 Kelurahan Ramaikan Pupuk Kaltim Cup 2026

BONTANG. Turnamen sepak bola Pupuk Kaltim Cup 2026 resmi bergulir di Stadion...

EDUKASIKALTIMSAMARINDA

SPK Unmul Rilis Pernyataan Sikap, Perkuat Marwah Kampus Melalui Independensi dan Empat Prioritas Kesejahteraan

BONTANG. Menyusul tuntasnya proses pemilihan rektor di Universitas Mulawarman (Unmul), Pengurus Unit...

EDUKASIKALTIM

Castro Dorong Polemik Pilrek Unmul Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamza. (FOTO: Ist) BONTANG. Polemik pascapemilihan...

KALTIMNASIONALNUSANTARA

Basuki Sambut 48 Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma di IKN

NUSANTARA. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menyambut mahasiswa angkatan...