BONTANG. Menyusul tuntasnya proses pemilihan rektor di Universitas Mulawarman (Unmul), Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Kampus (SPK) Universitas Mulawarman menyampaikan pernyataan sikap resmi pada 1 Oktober 2026 dalam bentuk rilis. Dalam pernyataan tersebut, SPK Unmul membawa misi positif untuk menjaga otonomi keilmuan dan kebebasan akademik, serta menaruh harapan besar pada rektor terpilih untuk memprioritaskan kesejahteraan seluruh elemen pekerja di kampus terbesar di Kalimantan Timur tersebut.
Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola kampus yang sehat dan mandiri, SPK Unmul menyuarakan harapan agar kemandirian universitas dapat terus dijaga. Poin pertama dalam pernyataan tersebut menekankan pentingnya otonomi universitas agar tetap memiliki keberanian berpikir jernih dan bersuara jujur. Hal ini penting untuk memastikan kampus sebagai ruang bebas bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Komitmen ini tidak bergantung pada hasil pemilihan tertentu, melainkan didasari keinginan luhur untuk melihat universitas terus berkembang secara independen.
“Kualitas perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari kondisi orang-orang yang menghidupinya setiap hari,” demikian salah satu petikan harapan dari SPK Unmul. Hal ini menggarisbawahi komitmen untuk mengedepankan hak-hak pekerja, serta jaminan kesejahteraan yang layak.
Seiring berakhirnya proses pemilihan, SPK Unmul secara khusus menyampaikan empat poin prioritas kepada rektor terpilih sebagai masukan konstruktif untuk meningkatkan mutu dan kondisi kerja di Unmul:
- Kesejahteraan Pekerja Kampus: Mengupayakan penghasilan yang layak, pembayaran hak yang tepat waktu, dan beban kerja yang manusiawi.
- Kebebasan Ruang Akademik: Memberikan jaminan keamanan bagi setiap sivitas akademika untuk berpendapat, meneliti, dan menyampaikan kritik tanpa rasa takut.
- Iklim Riset yang Sehat: Menyediakan akses pendanaan yang adil dan terbuka, penyederhanaan beban administrasi, dan dukungan untuk riset publik.
- Transparansi Remunerasi: Mewujudkan keterbukaan dalam kriteria dan jadwal pembayaran remunerasi bagi seluruh pekerja kampus.
Melalui rilis ini, SPK Universitas Mulawarman menegaskan posisinya untuk menjadi mitra dialog yang kritis namun konstruktif. Harapan besarnya adalah agar Unmul dapat semakin maju, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, yang pada akhirnya membawa kabar baik bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Pernyataan ini ditandatangani di Samarinda oleh Ketua SPK Unmul, Michael Silvester Mitchel Vinco, S.Pd., M.Pd., dan Sekretaris Dewi Risnawati, M.A.P.