Deni Hakim Anwar Ketua Komisi III DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net)
SAMARINDA. Kondisi fiskal daerah yang masih berada dalam fase efisiensi membuat rencana revitalisasi Pasar Segiri diperkirakan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyebut keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan utama sehingga proyek penataan ulang pasar tradisional tersebut kemungkinan masih tertunda.
“Dalam situasi efisiensi anggaran seperti sekarang, peluang revitalisasi Pasar Segiri untuk direalisasikan dalam waktu dekat memang masih cukup berat,” katanya, Jumat (22/5/2026)
Meski demikian, ia memastikan peluang pembangunan kembali Pasar Segiri tetap terbuka apabila kondisi keuangan daerah sudah lebih stabil pada tahun-tahun mendatang.
Menurut Deni, pembahasan lebih rinci terkait proyek revitalisasi kemungkinan baru akan dilakukan saat penyusunan anggaran 2027 dimulai.
“Kalau kondisi fiskal daerah nantinya sudah lebih memungkinkan, tentu rencana revitalisasi itu bisa kembali dibahas secara detail,” ujarnya.
Ia menambahkan DPRD akan meminta penjelasan komprehensif dari Pemerintah Kota Samarinda apabila usulan revitalisasi kembali diajukan. Penjelasan tersebut mencakup desain penataan, skema pengelolaan pasar, hingga kesiapan pembiayaan proyek.
“Jika nantinya diajukan kembali, kami ingin konsepnya dijelaskan secara lengkap supaya arah pembangunan pasar benar-benar jelas,” ucapnya.
Selain faktor anggaran, DPRD juga menilai perencanaan revitalisasi saat ini masih memerlukan penyempurnaan. Karena itu, proses pembahasan dinilai belum bisa dilakukan secara terburu-buru.
Deni berharap ketika proyek tersebut benar-benar direalisasikan, revitalisasi Pasar Segiri dapat menghadirkan pasar yang lebih tertata tanpa mengabaikan aktivitas ekonomi para pedagang lokal.
PENULIS: MJH