Ketua Fraksi PDI-P DPRD Bontang, Joni Alla Padang (FOTO : AD/narasipedia.net)
BONTANG. DPRD Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pendidikan, khususnya dalam menyiapkan tenaga pendidik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang kian cepat.
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Bontang, Joni Alla Padang, menilai tantangan pendidikan ke depan tidak lagi sederhana. Transformasi digital, termasuk kemunculan kecerdasan buatan hingga teknologi kuantum, menuntut guru memiliki kemampuan baru agar tetap relevan dalam proses pembelajaran.
“Ke depan, guru tidak hanya dituntut mengajar seperti biasa, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat, termasuk AI dan teknologi baru lainnya,” ujarnya.
Ia menyebut perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada metode belajar, tetapi juga memengaruhi pola pikir, karakter, hingga kondisi psikologis generasi muda saat ini.
“Perkembangan teknologi ini turut mengubah cara berpikir dan karakter anak-anak, sehingga pendekatan pendidikan juga harus ikut menyesuaikan,” katanya.
Selain itu, Joni menyoroti masih rendahnya tingkat literasi yang menjadi pekerjaan rumah dalam dunia pendidikan. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia ke depan.
“Pembangunan fisik memang penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana kita membentuk karakter dan kualitas generasi muda melalui peran guru,” tegasnya.
DPRD Bontang, lanjutnya, akan terus mendukung kebutuhan dunia pendidikan melalui kebijakan anggaran serta fungsi pengawasan yang dimiliki legislatif.
“Kami di DPRD akan terus berupaya memperjuangkan kebutuhan pendidikan, baik dari sisi guru maupun sekolah, agar bisa mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah,” pungkasnya.
PENULIS : AD