Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi (FOTO: AD/narasipedia.net)
BONTANG. Ketimpangan dampak ekonomi sepanjang tahun anggaran menjadi perhatian DPRD Kota Bontang. Pola belanja pemerintah yang tidak merata dinilai membuat manfaat pembangunan baru terasa di periode tertentu, sementara masyarakat harus menunggu di awal tahun.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi, menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya pembenahan dalam pengelolaan anggaran kas daerah, terutama agar dampak ekonomi bisa dirasakan lebih merata dari awal hingga akhir tahun.
Menurutnya, lambatnya realisasi belanja di awal tahun berimbas langsung pada kelompok masyarakat rentan seperti pekerja harian, pelaku usaha mikro, hingga tenaga proyek yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pemerintah.
“Ketika belanja daerah belum bergerak di awal tahun, masyarakat kecil yang paling dulu merasakan dampaknya. Aktivitas ekonomi jadi tersendat karena uang belum berputar,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan, secara konsep distribusi anggaran per triwulan telah dirancang untuk menjaga keseimbangan ekonomi. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan program sering kali tertunda sehingga manfaatnya tidak langsung dirasakan masyarakat.
Akibatnya, geliat ekonomi cenderung meningkat di pertengahan hingga akhir tahun, sementara periode awal justru berjalan lambat.
“Kita melihat ada jeda yang cukup panjang sebelum masyarakat benar-benar merasakan dampak pembangunan. Ini yang harus diperbaiki supaya manfaatnya tidak menumpuk di akhir tahun saja,” katanya.
Winardi mendorong pemerintah daerah, khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), untuk memperkuat sinkronisasi antara perencanaan anggaran dan kepastian aliran dana dari pusat.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar program prioritas bisa dijalankan lebih awal tanpa harus menunggu kondisi fiskal benar-benar stabil.
“Kalau perencanaan dan aliran dana bisa diselaraskan sejak awal, maka manfaat APBD bisa dirasakan lebih konsisten oleh masyarakat, bukan hanya di waktu-waktu tertentu,” tutupnya.
PENULIS : AD