Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur saat diwawancarai. (FOTO : DN / narasipedia.net)
BONTANG. Realisasi investasi Kota Bontang pada triwulan I tahun 2026 menunjukkan tren positif. Hingga akhir Maret 2026, nilai investasi yang masuk tercatat mencapai Rp796,7 miliar.
Capaian tersebut setara 23,95 persen dari target investasi tahunan yang ditetapkan pemerintah daerah. Angka itu sedikit lebih tinggi dibanding target awal triwulan pertama yang diproyeksikan berada di angka 23,25 persen.
Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur mengatakan, tren investasi di Kota Bontang biasanya terus meningkat hingga akhir tahun.
Menurutnya, realisasi investasi terbesar umumnya terjadi pada triwulan IV dengan kontribusi mencapai 30 sampai 40 persen dari total capaian tahunan.
“Biasanya memang paling tinggi di triwulan akhir,” ujarnya.
Berdasarkan data DPMPTSP, investasi pada triwulan I 2026 masih didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp707,3 miliar. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp89,4 miliar.
Pemerintah Kota Bontang tahun ini juga kembali menaikkan target investasi dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan target dilakukan setelah capaian investasi 2025 berhasil melampaui target tahunan.
Sepanjang 2025 lalu, realisasi investasi Kota Bontang mencapai Rp3,08 triliun atau sekitar 123 persen dari target yang ditetapkan.
Aspiannur optimistis capaian investasi tahun ini kembali dapat memenuhi bahkan melampaui target daerah.
“Kalau tahun lalu memang melampaui target. Makanya tahun ini targetnya kembali dinaikkan,” pungkasnya.
PENULIS: DN