Home ADVETORIAL DPMPTSP Bontang Sebut Lokasi Jadi Faktor Utama Penilaian Gerai Waralaba Modern Baru
ADVETORIALBONTANG

DPMPTSP Bontang Sebut Lokasi Jadi Faktor Utama Penilaian Gerai Waralaba Modern Baru

76

Salah satu waralaba modern di Jalan HM Ardan. (FOTO: DN/Narasipedia.net)

BONTANG. Pemerintah Kota Bontang masih selektif dalam memberikan ruang bagi pengembangan toko modern berjaringan.

Selain memperhatikan aspek perizinan, lokasi pendirian gerai juga menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum izin usaha diterbitkan.

Jabatan Fungsional Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Bontang, Idrus, mengatakan keberadaan toko modern harus disesuaikan dengan kondisi wilayah agar tidak menimbulkan ketimpangan dengan pelaku usaha yang telah lebih dulu beroperasi.

Menurutnya, setiap kecamatan memiliki kapasitas yang berbeda dalam menampung usaha ritel modern.

Karena itu, pemerintah melakukan pengaturan agar penyebaran gerai tidak terkonsentrasi di satu kawasan saja.

“Penempatannya harus diperhitungkan. Jangan sampai dalam satu wilayah jumlahnya terlalu banyak, sementara kawasan lain belum terlayani,” ujarnya.

Idrus menjelaskan, evaluasi terhadap kebutuhan gerai baru terus dilakukan seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan kawasan permukiman.

Wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi berpeluang menjadi lokasi pengembangan usaha ritel modern.
Beberapa kawasan yang berkembang dinilai memiliki kebutuhan layanan perdagangan yang lebih besar dibanding sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan pemerintah dalam melakukan penataan usaha.

Meski demikian, ia menegaskan kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk membuka ruang bagi investor besar. Pemerintah juga berupaya menjaga keberlangsungan pelaku usaha lokal agar tetap memiliki kesempatan berkembang.

“Tujuannya supaya pertumbuhan investasi berjalan seimbang dengan usaha masyarakat yang sudah ada,” katanya.

Selain memperhatikan lokasi, pelaku usaha yang ingin membuka gerai modern juga wajib memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah, mulai dari legalitas usaha hingga ketentuan teknis lainnya.

DPMPTSP memastikan setiap pengajuan akan melalui proses evaluasi sebelum memperoleh persetujuan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan keberadaan usaha baru tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Setiap permohonan tetap akan ditelaah sesuai aturan yang berlaku dan mempertimbangkan kondisi di lapangan,” tutupnya.

Penulis : DN

Related Articles

BONTANGKALTIM

Tingkatkan Wawasan Melalui Membaca, Lapas Bontang Fasilitasi Perpustakaan Keliling Bagi WBP

BONTANG. Lapas Kelas IIA Bontang terus menggalakan minat baca bagi warga Binaan...

BONTANGKALTIM

Pertamina Berikan Layanan BBM 24 Jam di Bontang, SPBU PKT KM 6 Siap Layani Konsumen

BONTANG. Pertamina terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memperluas jam operasional...

BONTANGEDUKASIKALTIM

Diskominfo Bontang Imbau Admin OPD dan Kelurahan Waspadai Modus Penipuan “Social Engineering”

BONTANG. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang mengeluarkan peringatan keamanan siber...