Home ADVETORIAL Disuntik Dana Rp10 Miliar, DPPKB Kutim Dorong Percepatan Penurunan Stunting
ADVETORIALKUTIM

Disuntik Dana Rp10 Miliar, DPPKB Kutim Dorong Percepatan Penurunan Stunting

384

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi (FOTO: VS/narasipedia.net)

SANGATTA. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui dua program utama, yakni pelaksanaan mandatori pendidikan serta peningkatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh kecamatan. Kedua program ini juga diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan dana mandatori pendidikan.

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan terhadap inovasi daerah yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

“Anggaran dana mandatori pendidikan mencapai sekitar Rp4 miliar, sementara program cap jempol mendapatkan alokasi sekitar Rp6 miliar,” ungkapnya belum lama ini.

Achmad berharap, dana tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di seluruh kecamatan, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun generasi Kutim yang unggul dan berdaya saing.

“Semoga program ini dapat menekan angka stunting di Kutai Timur,” tutupnya.

PENULIS: VS

Related Articles

ADVETORIAL

Ayam Bantuan CSR Mulai Bertelur, DKP3 Bontang Apresiasi Kinerja KWT Tangguh Kelurahan Guntung

Kepala DKP3 Bontang Ahmad Aznem (kanan) saat monitoring perkembangan bantuan ayam petelur...

ADVETORIAL

DKP3 Bontang Pangkas Belanja Perjalanan Dinas dan ATK, Program Pemberdayaan Tetap Jalan

Rapat Pembahasan Efisiensi Anggaran 2026 yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan...

ADVETORIAL

DPMPTSP Bertugas Awasi Standar Layanan di Seluruh Gerai MPP Bontang

Salah satu gerai yang masih aktif dan diawasi pelayanannya oleh DPMPTSP yakni...

ADVETORIAL

Ruang Kosong di MPP Bontang Akan Dikaji, DPMPTSP Cari Pemanfaatan yang Tepat

Sejumlah ruang layanan di lantai 4B MPP Bontang kini kosong setelah ditinggalkan...