Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem saat mengikuti kegiatan penanaman bibit lamun. ( DKP3 Bontang / Narasipedia.net)
BONTANG. Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang mencanangkan gerakan Hijrah Ekologis bertepatan dengan momentum 1 Muharram 1448 Hijriah, Sabtu (11/6/2026).
Melalui gerakan tersebut, DKP3 juga mempercepat rencana pendirian Universitas Lamun sebagai pusat riset ekosistem pesisir dan kelautan.
Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem mengatakan, Universitas Lamun merupakan kelanjutan dari pencanangan yang dilakukan saat penanaman lamun massal pada Juni 2025 lalu. Kampus itu nantinya diproyeksikan menjadi pusat penelitian yang dapat dimanfaatkan mulai dari pelajar, guru, mahasiswa hingga peneliti.
“Universitas Lamun yang telah kami canangkan kini masuk tahap percepatan. Kami ingin Bontang tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga menjadi pusat riset lamun tropis yang mampu melahirkan inovasi dan memberi manfaat bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah kajian yang akan dikembangkan meliputi potensi blue carbon, laju rekrutmen biota laut, penelitian dugong, hingga pemantauan kualitas air dan kandungan mikroplastik.
Ke depan, fasilitas tersebut juga dipersiapkan menjadi lokasi penelitian bagi ilmuwan dari berbagai negara yang mengkaji ekosistem lamun tropis di kawasan Indo-Pasifik.
Untuk mendukung pengembangannya, DKP3 menggandeng sejumlah mitra strategis melalui kolaborasi pentahelix.
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bontang akan memperkuat pengembangan riset dan keilmuan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bontang berperan dalam pemberdayaan nelayan, sementara KOMPAK Sumber Lamun Bersinar dikukuhkan sebagai garda terdepan konservasi pesisir.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pengelolaan ekosistem pesisir sekaligus mendorong lahirnya ekonomi biru yang berkelanjutan di Kota Bontang.
“Hijrah ekologis telah kita mulai. Dengan sains, iman, dan kerja sama, insyaallah laut sehat, nelayan makmur, dan berkah melimpah,” pungkasnya