Home ADVETORIAL Kepercayaan Konsumen Dimulai dari Dapur Bersih, DPMPTSP Bontang Soroti Standar Sanitasi Restoran
ADVETORIALBONTANG

Kepercayaan Konsumen Dimulai dari Dapur Bersih, DPMPTSP Bontang Soroti Standar Sanitasi Restoran

21

Penata Perizinan Ahli Muda Bidang Kesehatan Lingkungan DPMPTSP Bontang, Sofyansyah. (Foto : DN / Narasipedia.net)

BONTANG. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menyoroti, pentingnya standar higiene sanitasi dalam operasional restoran. Kebersihan dapur dinilai menjadi kunci menjaga keamanan pangan sekaligus kepercayaan pelanggan.

Penata Perizinan Ahli Muda Bidang Kesehatan Lingkungan DPMPTSP Bontang, Sofyansyah, mengatakan standar higiene sanitasi tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi indikator kualitas pelayanan sebuah restoran.

Menurutnya, konsumen saat ini semakin kritis dalam memilih tempat makan. Selain rasa makanan, kebersihan area pengolahan hingga penyajian menjadi pertimbangan utama.

“Kepercayaan pelanggan itu dibangun dari hal-hal mendasar, salah satunya kebersihan dapur. Kalau area produksi terjaga, tentu konsumen akan merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penerapan higiene sanitasi mencakup berbagai aspek, mulai dari penggunaan air bersih, kebersihan bahan baku, sistem pembuangan limbah, hingga pengelolaan sampah organik dan nonorganik.

Tak hanya itu, fasilitas pendukung di dapur seperti grease trap untuk memisahkan limbah lemak, kitchen hood, hingga sirkulasi udara yang baik juga menjadi bagian penting dalam operasional restoran.

Menurut Sofyansyah, dapur yang bersih dan tertata mampu meminimalisasi risiko kontaminasi makanan yang dapat berdampak pada kesehatan konsumen.

“Sanitasi yang baik bukan sekadar kewajiban, tapi bentuk tanggung jawab pelaku usaha terhadap keamanan pangan yang mereka sajikan,” katanya.

Selain menjaga kualitas makanan, standar sanitasi yang baik juga dinilai dapat meningkatkan citra usaha. Restoran yang konsisten menjaga kebersihan biasanya lebih dipercaya pelanggan dan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

DPMPTSP Bontang terus mengingatkan agar pelaku usaha kuliner menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Sofyansyah berharap kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya sanitasi terus meningkat, seiring berkembangnya industri kuliner di Kota Bontang.

“Kalau kualitas sanitasi dijaga dengan baik, maka bukan hanya pelanggan yang diuntungkan, tapi usaha itu sendiri akan tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis : DN

Related Articles

BONTANG

Sisir Blok Hunian WBP, Tim Patnal Lapas Bontang Tak Temukan Barang Terlarang dan Praktik Penipuan

Tim Patnal Lapas Bontang saat gelar investigasi di Blok hunian WBP. (FOTO:...

ADVETORIALKALTIMSAMARINDA

Wacana Penghentian Bankeu 2027, DPRD Samarinda Dorong Penguatan PAD

Deni Hakim Anwar Ketua Komisi III DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net) SAMARINDA. Munculnya...

ADVETORIALKALTIMSAMARINDA

TKD Menurun, DPRD Samarinda Minta Pemkot Pangkas Proyek Kurang Prioritas

Abdul Rohim Anggota Komisi III DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net) SAMARINDA. Menyusutnya Dana...

ADVETORIALKALTIMSAMARINDA

Ruang Publik Samarinda Makin Ramai, Abdul Rohim Ingatkan Soal Ketertiban

Abdul Rohim Anggota Komisi III DPRD Samarinda (Foto: MJH/narasipedia.net) SAMARINDA. Pengelolaan ruang publik...