Home ADVETORIAL Pemkot Belum Putuskan Penambahan Gerai Waralaba Modern Meski Permintaan Terus Muncul
ADVETORIALBONTANG

Pemkot Belum Putuskan Penambahan Gerai Waralaba Modern Meski Permintaan Terus Muncul

45

Toko waralaba modern nasional yang berada di Jalan Jendral Soedirman. (DN / Narasipedia.net)

BONTANG. Ketertarikan investor membuka toko modern berjaringan di Kota Bontang masih cukup tinggi. Namun hingga saat ini Pemerintah Kota Bontang belum mengambil keputusan terkait penambahan gerai waralaba baru.

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur mengatakan setiap usulan investasi yang masuk tidak otomatis dapat direalisasikan. Pemerintah terlebih dahulu melakukan berbagai pertimbangan sebelum menentukan kebijakan.

Menurutnya, perkembangan sektor ritel modern perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi perekonomian daerah. Karena itu, setiap rencana penambahan gerai harus melalui pembahasan bersama perangkat daerah terkait.

“Semua ada prosesnya. Tidak bisa langsung ditambah begitu saja karena harus melihat berbagai aspek,” ujarnya.

Aspiannur menjelaskan, pemerintah daerah saat ini masih mengevaluasi perkembangan usaha ritel di Bontang. Kajian tersebut diperlukan untuk memastikan keberadaan toko modern dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan persoalan baru.

Selain melihat potensi investasi, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi usaha yang telah berjalan. Langkah itu dilakukan agar pertumbuhan sektor perdagangan berlangsung secara seimbang.

Ia menegaskan Pemkot Bontang pada prinsipnya terbuka terhadap investasi. Namun, kebijakan yang diambil harus tetap mengedepankan kepentingan daerah secara menyeluruh.

“Kami mendukung investasi masuk ke Bontang, tetapi tentu harus sesuai aturan dan mempertimbangkan hasil kajian yang ada,” katanya.

Saat ini sejumlah pelaku usaha disebut masih menunjukkan minat untuk mengembangkan jaringan ritel modern di Kota Taman. Meski demikian, pemerintah belum menetapkan kebijakan baru terkait penambahan gerai waralaba.

“Hasil evaluasi dan rekomendasi dari instansi terkait nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah selanjutnya,” pungkasnya.

Penulis : DN

Related Articles

ADVETORIALBONTANG

Wujudkan Internet Publik Sehat, Dikominfo Bontang Batasi Game Online, Judi Online, dan Akses Saat Waktu Salat di Jaringan BONTANG ZERO BLANKSPOT 

Kepala Diskominfo Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, saat melakukan monev fasilitas internet publik...

ADVETORIALBONTANGEDUKASI

Bukan Sekadar Ganti Nama, Transisi Bontang Bebas Kuota ke BONTANG ZERO BLANKSPOT Jadi Langkah Nyata Pemerataan Akses Digital

Diskominfo Bontang saat lakukan monev program internet publik gratis BONTANG ZERO BLANKSPOT....

BONTANG

​PWI Bontang Buka UKW Kelas Muda hingga Utama, Bentuk Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Pers

BONTANG. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina...

ADVETORIALBONTANGCORPORATE

Sinergi Penanganan Karhutla Bontang, Pupuk Kaltim Salurkan Ribuan Masker hingga Extra Fooding

BONTANG. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program PKT Proaktif menyalurkan...